Kompas.com - 02/08/2013, 13:12 WIB
Seorang wanita memegang anaknya saat ia bereaksi ketika buldoser Israel menghancurkan rumah Palestina di lingkungan Arab Yerusalem timur, Beit Hanina, 29 Mei 2013. Rumah warga Palestina yang dibangun tanpa izin sering dibongkar atas perintah Yerusalem AFP PHOTO / AHMAD GHARABLISeorang wanita memegang anaknya saat ia bereaksi ketika buldoser Israel menghancurkan rumah Palestina di lingkungan Arab Yerusalem timur, Beit Hanina, 29 Mei 2013. Rumah warga Palestina yang dibangun tanpa izin sering dibongkar atas perintah Yerusalem
EditorEgidius Patnistik
NABLUS, KOMPAS.com — Seorang pria Palestina yang dibui di sebuah penjara Israel menjadi seorang ayah pada Rabu (31/7/2013). Sepertinya tidak ada yang istimewa dari informasi itu. Namun, pengumuman tentang hal tersebut telah menjadi berita utama karena Abdul Kareem al-Rimawi, suami si perempuan, telah dipenjarakan selama 13 tahun dan hanya boleh melihat istrinya dari balik dinding kaca.

Lida al-Rimawi, istri dari Abdul Kareem, mengatakan, ia hamil setelah mendapat sperma suaminya yang diselundupkan keluar dari penjara di mana suaminya ditahan atas tuduhan percobaan pembunuhan.

Menurut kantor berita Palestina Ma'an, perempuan itu melahirkan bayi laki-laki yang sehat yang diberi nama Majd pada Rabu lalu di klinik Razan di Nablus, Tepi Barat. Suaminya dijadwalkan baru akan dibebaskan tahun 2026, atau 13 tahun lagi.

"Kami menantang Pemerintah Israel," kata istrinya kepada NPR pada bulan Mei, ketika ia hamil tujuh bulan. "Kami menantang kepala penjara."

Lida al-Rimawi adalah salah satu dari sejumlah istri tahanan yang mengatakan bahwa mereka menjalani program bayi tabung di klinik di Nablus. Pada Februari 2013, dokter Salem Abu Khaizaran mengumumkan bahwa salah satu pasiennya melahirkan seorang bayi yang sehat pada Agustus 2012, demikian lapor The Guardian. Suami perempuan itu tengah menjalani 32 kali hukuman seumur hidup.

Khaizaran mengatakan kepada harian Inggris tersebut, ketika itu lebih dari 20 perempuan telah diinseminasi dengan sperma suami mereka yang sedang berada di penjara, dan bahwa empat dari mereka hamil. Dokter itu menjelaskan, tingkat keberhasilan yang rendah karena kesulitan menjaga sperma tetap segar saat dibawa keluar dari penjara ke Tepi Barat.

Para perempuan yang terlibat enggan untuk menjelaskan bagaimana mereka mampu menyelundupkan sperma melewati para penjaga penjara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sivan Weizman, perempuan juru bicara lembaga pengelola penjara Israel, mengatakan kepada Al Jazeera pada Februari lalu bahwa dia "sangat skeptis" tentang klaim para perempuan itu. "Para perempuan yang datang ke penjara tidak punya kontak langsung dengan para tahanan, dan ketika mereka meninggalkan penjara, mereka harus melewati pemeriksaan," kata Weizman.

Weizman menjelaskan kepada NYTimes bahwa walau pasangan itu tidak dihalangi untuk melakukan conjugal visit (sebuah kunjungan yang bersifat privat dan memungkinkan pengunjung dan napi beraktivitas seksual), tetapi mereka dipisahkan oleh kaca. Anak-anak diperbolehkan untuk merangkul ayah mereka jika mereka berusia di bawah 8 tahun.

Khaizaran, yang pertama kali berbicara tentang prosedur di klinik Razan, mengatakan kepada harian New York Times bahwa dia menilai prosedur itu sebagai masalah manusia, dan bukan politis. Dia menjelaskan bahwa banyak perempuan yang terlalu tua untuk bisa hamil setelah suami mereka dibebaskan dari penjara, dan bahwa ia telah menerima fatwa dari seorang ulama yang memungkinkan prosedur itu dilakukan. Prosedur itu bertarif 3.000 dollar AS, tetapi klinik Razan membebaskan biaya buat para perempuan itu.

Menurut laporan Al Jazeera, sekitar 4.800 warga Palestina dipenjara di sejumlah penjara Israel. Setidaknya 1.000 orang menjalani hukuman lebih dari 20 tahun.

Hari Minggu lalu, Israel mengumumkan akan membebaskan 104 tahanan Palestina yang dituduh telah melakukan serangan mematikan. Para tahanan itu ditangkap antara tahun 1983 dan 1994, dan menurut Menteri Luar Negeri AS John Kerry, mereka akan dibebaskan dalam empat tahap selama beberapa bulan.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.