Kompas.com - 31/07/2013, 11:09 WIB
Ilustrasi croissant. Al ArabiyaIlustrasi croissant.
EditorErvan Hardoko
ALEPPO, KOMPAS.com — Komite Syariah di kota Aleppo yang dikuasai pemberontak menerbitkan fatwa yang menyatakan croissant —roti khas Perancis— haram karena hubungannya dengan Perancis yang adalah bekas penjajah Suriah. Demikian dikabarkan harian berbahasa Arab terbitan London Asharq al-Awsat, Selasa (30/7/2013).

Menurut fatwa itu, bentuk roti croissant yang seperti bulan sabit dianggap sebagai perlambang kemenangan Eropa terhadap umat Muslim.

Wilayah yang dikuasai pemberontak di kota Aleppo, sudah beberapa kali mendapatkan sejumlah fatwa keras dari komite syariah Islam.

Fatwa-fatwa radikal seperti itu tak pernah terjadi di Aleppo sebelumnya yang penduduknya lebih condong menjalankan ajaran Islam yang moderat, masih menurut laporan Asharq al-Awsat.

Sebelumnya, komite syariah Aleppo pernah menerbitkan fatwa lewat jejaring sosial Facebook yang melarang perempuan kota tersebut mengenakan make-up dan memakai celana panjang ketat.

Fatwa lain misalnya, komite syariah mengancam akan menjatuhkan hukuman satu tahun penjara bagi siapa pun yang ketahuan tidak berpuasa selama bulan Ramadhan.

Samir Nashar, seorang anggota Koalisi Nasional Suriah, menyerukan kepada Tentara Pembebasan Suriah (FSA) untuk menyatukan kekuatan di Aleppo untuk mencehah ekspansi komite-komite syariah seperti itu.

"Banyak gerakan sipil yang menentang tendensi ekstremisme yang dibawa komite-komite seperti itu," kata Nashar kepada Asharq al-Awsat.



Sumber Al Arabiya
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X