Protes Pendukung Mursi untuk Kebrutalan Polisi

Kompas.com - 31/07/2013, 10:34 WIB
Korban tewas akibat bentrokan antara pengunjuk rasa pro-Mursi dan aparat keamanan di Kairo terus bertambah dan sudah mencapai 72 orang dan ratusan lainnya terluka. AP Photo/Hassan AmmarKorban tewas akibat bentrokan antara pengunjuk rasa pro-Mursi dan aparat keamanan di Kairo terus bertambah dan sudah mencapai 72 orang dan ratusan lainnya terluka.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — Protes para pendukung presiden terguling Muhammad Mursi merebak kembali di jalan-jalan Kairo. Pemicunya, kebrutalan polisi menangani para demonstran, tulis laman resmi Kairo, Ahram, pada Rabu (31/7/2013).

Massa bergerak dari Ramses Square dan Masjid Al Nour. Tujuannya adalah Rabaa Al Adawiya Square.

Sementara, ratusan pendemo juga bertolak dari Al-Nahda Square di depan Universitas Kairo. Para
demonstran itu melanjutkan perjalanan ke depan Kantor Kedutaan Besar Arab Saudi dan Uni Emirat Arab. Mereka bakal memprotes kedua negara itu. "Arab Saudi dan Uni Emirat Arab mendukung militer yang melengserkan Mursi," kata mereka.

Sementara itu, bentrokan terjadi antara perempuan pengunjuk rasa pro-Mursi di Ismailia. Pengunjuk rasa mengusung keranda sebagai bentuk protes. Insiden bentrokan itu, kata polisi, melukai 18 orang.

Kelompok pendukung Mursi juga bergerak ke Kantor Kementerian Pertahanan. Namun, langkah mereka terhalang barikade kawat berduri.

Pengunjuk rasa pro-Mursi ini didukung oleh Aliansi Nasional Pendukung Legitimasi. Aliansi ini didominasi oleh Ikhwanul Muslimin. "Kami mengecam polisi yang bersikap kasar dalam unjuk rasa damai," kata pernyataan aliansi itu.

Sejak Mursi dilengserkan pada 3 Juli 2013, kelompok pendukungnya tak henti-henti melakukan aksi protes. Alhasil, lantaran terjadi bentrokan pada semua unjuk rasa, sedikitnya 300 nyawa hilang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Internasional
Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Internasional
Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

Internasional
Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X