Kompas.com - 30/07/2013, 07:52 WIB
Seorang petugas rumah sakit memeriksa identitas para pendukung Muhammad Mursi yang tewas dalam bentrokan dengan militer Mesir di Kairo, Sabtu (27/7/2013). FLORIAN PLAUCHEUR / AFPSeorang petugas rumah sakit memeriksa identitas para pendukung Muhammad Mursi yang tewas dalam bentrokan dengan militer Mesir di Kairo, Sabtu (27/7/2013).
EditorEgidius Patnistik
KAIRO, KOMPAS.com — Harapan akan munculnya solusi damai krisis di Mesir makin tipis setelah kedua pihak yang berseteru di negara itu tetap bertahan pada pendirian masing-masing, bahkan terkesan cenderung memilih konfrontasi. Upaya Uni Eropa untuk membantu meredakan krisis pun menghadapi kendala berat.

Hari Senin (29/7/2013), kubu pendukung presiden terguling, Muhammad Mursi, kembali menyerukan aksi demonstrasi besar-besaran untuk memprotes tewasnya rekan-rekan mereka dalam bentrokan Sabtu lalu. Kementerian Kesehatan Mesir menyatakan, sedikitnya 80 orang tewas dalam bentrokan tersebut.

Mereka juga menegaskan tidak akan membubarkan diri dan tetap menuntut Mursi dikembalikan lagi ke kursi presiden.

Di sisi lain, Dewan Pertahanan Nasional Mesir memutuskan akan membubarkan konsentrasi massa pro-Mursi di sekitar area Masjid Rabaah al-Adawiyah dan Lapangan En-Nahda meski tidak disebutkan dengan pasti kapan pembubaran massa itu akan dilakukan.

Kementerian Dalam Negeri Mesir juga mengancam akan mengambil tindakan tegas apabila massa pro-Mursi merusak properti negara. Hal itu dianggap sebagai ancaman agar massa tidak memperluas wilayah konsentrasi berkumpul mereka.

Sementara itu, dalam upaya meredakan krisis, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa (UE) Catherine Ashton kembali berkunjung ke Kairo, Senin. Ini merupakan kunjungan kedua Ashton ke ibu kota Mesir itu dalam dua pekan terakhir.

Demikian dilaporkan wartawan Kompas, Musthafa Abd Rahman, dari Kairo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ashton bertemu sejumlah pejabat kunci pemerintahan transisi di Mesir serta sejumlah pemimpin Ikhwanul Muslimin (IM) dan gerakan pemuda Tamarud dalam upaya mencari solusi jalan tengah atas krisis politik di Mesir saat ini.

UE selama ini pemberi bantuan sipil terbesar kepada Mesir. Eropa juga sangat berkepentingan dengan situasi di Mesir mengingat Terusan Suez, yang menghubungkan kawasan Eropa dengan sumber-sumber komoditas utama di Timur Tengah dan Asia, terletak di negara tersebut.

Beberapa jam sebelum kedatangan Ashton di Kairo, Presiden Ad Interim Mesir, Adly Mansour, memberi wewenang keamanan kepada Perdana Menteri (PM) Hazem el-Beblawi. Dengan wewenang itu, El-Beblawi bisa memberi hak kepada militer untuk menangkap warga sipil.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.