Kompas.com - 29/07/2013, 13:15 WIB
Anak-anak wanita Palestina menonton teman laki-laki mereka ambil bagian dalam kegiatan liburan musim panas bergaya militer yang diadakan oleh Hamas Kota Gaza, 10 Juni 2013. AFP PHOTO / MOHAMMED ABEDAnak-anak wanita Palestina menonton teman laki-laki mereka ambil bagian dalam kegiatan liburan musim panas bergaya militer yang diadakan oleh Hamas Kota Gaza, 10 Juni 2013.
EditorEgidius Patnistik

2 September: Presiden AS Barack Obama meluncurkan sebuah pembicaraan langsung pada sebuah KTT di Gedung Putih dengan Abbas dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
26 September: Pembekuan sebagian pembangunan permukiman di Tepi Barat berakhir, yang menyebabkan mentoknya pembicaraan langsung.

2011

19 Mei: Seruan Obama bagi sebuah negara Palestina berdasarkan perbatasan tahun 1967, yaitu Tepi Barat, Jalur Gaza, dan Jerusalem timur, ditolak Netanyahu.
23 September: Kuartet yang terdiri Amerika Serikat, Rusia, Uni Eropa, dan PBB memperkenalkan sebuah rencana untuk meluncurkan kembali perundingan yang mencakup dimulainya kembali dialog dalam waktu satu bulan dan komitmen untuk mengamankan kesepakatan damai pada akhir 2012.
31 Oktober: Palestina berhasil masuk ke organisasi kebudayaan PBB, UNESCO.  Israel mengumumkan pembangunan 2.000 rumah pemukim Yahudi di Jerusalem timur dan Tepi Barat, dan pembekuan dana Otoritas Palestina.

2012

3 Januari: Para perunding Palestina dan Israel bertemu secara terpisah di Yordania.
25 Januari: Seorang pejabat senior Palestina mengabaikan pembicaraan apa pun setelah pertemuan kelima.
10 Juni: Sementara pembicaraan langsung tetap buntu, para pejabat senior dari kedua belah pihak telah mengadakan dialog secara diam-diam, kata kedua belah pihak.

2013

18 Juli: Seorang pejabat Palestina mengatakan, para pemimpin akan memilih sebuah rencana AS di mana pembicaraan perdamaian dengan Israel tidak akan tergantung pada larangan permukiman.
19 Juli: Pada akhir kunjungan keenamnya ke Timur Tengah dalam beberapa bulan, Kerry mengumumkan perjanjian telah dicapai untuk melanjutkan negosiasi antara Palestina dan Israel.
28 Juli: Departemen Luar Negeri AS mengumumkan negosiasi langsung akan dilanjutkan di Washington pada 29 Juli dan 30 Juli.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.