Di Sinai, Tentara Mesir Gelar Operasi "Badai Gurun"

Kompas.com - 27/07/2013, 20:35 WIB
Para pendukung presiden terguling Muhammad Mursi menguasai jembatan 6 Oktober di Kairo pada Senin (15/7/2013) malam yang memicu bentrokan dengan polisi. Dari bentrokan sepanjang malam itu, sebanyak tujuh orang tewas dan 261 orang lainnya terluka. MARWAN NAAMANI / AFPPara pendukung presiden terguling Muhammad Mursi menguasai jembatan 6 Oktober di Kairo pada Senin (15/7/2013) malam yang memicu bentrokan dengan polisi. Dari bentrokan sepanjang malam itu, sebanyak tujuh orang tewas dan 261 orang lainnya terluka.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Meski tengah menghadapi kisruh lantaran dilengserkannya Presiden Mohamad Morsi, Mesir tak tinggal diam dalam memberantas terorisme. Setidaknya, sebagaimana warta laman resmi pemerintah, Ahram, pada Sabtu (27/7/2013), tentara Mesir menggelar operasi bertajuk Badai Gurun. Operasi militer itu dihelat di Semenanjung Sinai.

Catatan pemerintah menunjukkan terorisme dan kekerasan merebak di Sinai. "Dengan operasi itu, kami memerangi terorisme dan kekerasan,"kata pernyataan di laman itu.

Pihak militer Mesir mengatakan kalau bentrok gara-gara unjuk rasa pro versus kontra Morsi di kawasan Timur Kairo menewaskan sedikitnya 38 pengunjuk rasa. Namun, pada Sabtu pagi, rilis di laman resmi Ikhwanul Muslimin  menunjukkan kalau jumlah korban tewas mencapai angka 120 orang.

Laman itu juga mewartakan kalau 4.500 pendemo lainnya mengalami luka-luka. "Korban luka kebanyakan lantaran tembakan senjata saat bentrok dengan aparat keamanan di  Naser Street, Kairo," demikian laman tersebut.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Internasional
Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Internasional
Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Internasional
Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Internasional
Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Internasional
AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

Internasional
Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Internasional
Satu-satunya Kapal Induk Milik Rusia Terbakar

Satu-satunya Kapal Induk Milik Rusia Terbakar

Internasional
Pemerintahan Baru Gagal Terbentuk, Israel Bakal Gelar Pemilu Ketiga dalam Setahun

Pemerintahan Baru Gagal Terbentuk, Israel Bakal Gelar Pemilu Ketiga dalam Setahun

Internasional
Ibunya Ditabrak Sampai Terpental, Bocah di China Tendang Mobil Penabrak

Ibunya Ditabrak Sampai Terpental, Bocah di China Tendang Mobil Penabrak

Internasional
Kasus Pesawat Militer Chile Menghilang, Tim Penyelamat Temukan Mayat

Kasus Pesawat Militer Chile Menghilang, Tim Penyelamat Temukan Mayat

Internasional
Korban Tewas Gunung Meletus di Selandia Baru Bertambah Jadi 8 Orang

Korban Tewas Gunung Meletus di Selandia Baru Bertambah Jadi 8 Orang

Internasional
Sidang Pemakzulan Trump Bakal Jadi Prioritas Senat AS pada Januari 2020

Sidang Pemakzulan Trump Bakal Jadi Prioritas Senat AS pada Januari 2020

Internasional
Korea Utara Mengancam Bakal Beri 'Hadiah Natal', Ini Peringatan AS

Korea Utara Mengancam Bakal Beri "Hadiah Natal", Ini Peringatan AS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X