Polisi Spanyol Tahan Masinis Kereta Api Maut

Kompas.com - 26/07/2013, 19:34 WIB
Seorang petugas penyelamat menggendong seorang anak perempuan yang terluka akibat kecelakaan kereta api di dekat kota Santiago de Compostela, Spanyol. Polisi kini menahan masinis kereta api dan menjadikannya tersangka dalam kecelakaan KA terburuk di Spanyol sejak 1944 ini. XOAN A. SOLER MONICA FERREIROS / LA VOZ DE GALICIA / AFPSeorang petugas penyelamat menggendong seorang anak perempuan yang terluka akibat kecelakaan kereta api di dekat kota Santiago de Compostela, Spanyol. Polisi kini menahan masinis kereta api dan menjadikannya tersangka dalam kecelakaan KA terburuk di Spanyol sejak 1944 ini.
EditorErvan Hardoko
MADRID, KOMPAS.com — Kepolisian wilayah Galicia, Spanyol, Jumat (26/7/2013), secara resmi menahan masinis kereta api yang tergelincir di Santiago de Compostela, menewaskan lebih dari 70 orang dan melukai 130 orang lainnya.

Kepala Kepolisian Galicia Jaime Iglesias mengatakan, masinis bernama Francisco Jose Garzon Amo sudah berstatus tahanan, tetapi saat ini masih berada di rumah sakit untuk pemulihan luka-lukanya.

Iglesias mengatakan, Garzon akan diperiksa sebagai tersangka terkait kelalaian yang mengakibatkan kecelakaan dan kematian.

Masinis berusia 52 tahun itu belum bisa diperiksa karena kondisi kesehatannya dan dia berada di bawah penjagaan ketat polisi di rumah sakit yang merawatnya.


Sementara itu, data dari kotak hitam kereta api tengah diperiksa. Indikasi awal penyebab kecelakaan fatal itu diduga kereta api melaju dengan kecepatan dua kali lipat dari batas yang diizinkan.

Kereta api dengan delapan gerbong itu tergelincir di sebuah tikungan, menghantam tembok, dan terbakar tak jauh dari kota tujuan ziarah Santiago de Compostela.

Media massa Spanyol melaporkan, kereta api itu melaju dengan kecepatan 190 kilometer per jam saat berada di tikungan, padahal kecepatan maksimal yang diperbolehkan adalah 80 kilometer per jam.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Sky News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Internasional
14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Internasional
Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Internasional
40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Internasional
Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Internasional
Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Internasional
Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan 'Abang Tukang Bakso' untuk Jokowi

[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan "Abang Tukang Bakso" untuk Jokowi

Internasional
Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Internasional
Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Internasional
22 Hari 'Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

22 Hari "Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

Internasional
WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X