Sekjen PBB Desak Pembebasan Muhammad Mursi

Kompas.com - 26/07/2013, 15:39 WIB
Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon menyerukan agar militer Mesir segera membebaskan mantan presiden Muhammad Mursi. JOHN MOORE / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFPSekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon menyerukan agar militer Mesir segera membebaskan mantan presiden Muhammad Mursi.
EditorErvan Hardoko
NEW YORK, KOMPAS.com — Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon, Jumat (26/7/2013), menyerukan pembebasan segera presiden terguling Mesir Muhammad Mursi yang sejak dilengserkan awal Juli lalu masih ditahan di lokasi rahasia.

"Sekjen mendesak agar Mursi dan para pendukungnya segera dibebaskan atau segera dievaluasi kasus mereka secara transparan tanpa penundaan," kata juru bicara PBB, Eduardo del Buey.

Mursi dan sejumlah petinggi Ikhwanul Muslimin ditahan sejak militer Mesir mengambil alih kekuasaan pada 3 Juli lalu, menyusul unjuk rasa besar-besaran menentang Mursi.

Sementara itu, militer menegaskan mereka tidak mengincar tokoh-tokoh Ikhwanul Muslimin saat menyerukan aksi besar-besaran untuk mendukung pemberantasan terorisme dan kekerasan.

Militer Mesir memberikan tenggat waktu 48 jam, yang berakhir Jumat ini, sebelum melakukan penanganan serius terhadap masalah kekerasan dan terorisme.

"Strategi untuk menghadapi kekerasan dan terorisme akan berubah, demi menjamin keamanan dan stabilitas," ujar panglima Angkatan Bersenjata Mesir Jenderal Abdel Fattah al-Sisi.

Seorang perwira senior angkatan darat mengatakan pernyataan militer itu tidak mencerminkan pandangan resmi angkatan bersenjata.

"Ultimatum 48 jam itu adalah sebuah undangan politik. Tak berarti setelah 48 jam kami akan bertindak sangat tegas," kata perwira tersebut.

Sekitar 200 orang tewas terkait krisis politik di Mesir, yang meningkat di akhir Juni lalu. Sebagian besar korban jatuh dalam bentrok kelompok pro dan anti-Mursi. Selain itu, korban tewas juga jatuh akibat serangan militan di Semenanjung Sinai.

Baca tentang


Sumber

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X