Pemerintah Spanyol Tetapkan Masa Berkabung Tiga Hari

Kompas.com - 25/07/2013, 19:03 WIB
Posisi bangkai kereta rute dari Madrid ke Ferrol yang tergelincir di barat laut Spanyol, Rabu (24/7/2013) siang waktu setempat atau Kamis (25/7/2013) dini hari waktu Indonesia. Kecelakaan terjadi di tikungan di dekat kota Santiago de Compostela. CNNPosisi bangkai kereta rute dari Madrid ke Ferrol yang tergelincir di barat laut Spanyol, Rabu (24/7/2013) siang waktu setempat atau Kamis (25/7/2013) dini hari waktu Indonesia. Kecelakaan terjadi di tikungan di dekat kota Santiago de Compostela.
EditorErvan Hardoko
MADRID, KOMPAS.com — Pemerintah Spanyol, Kamis (25/7/2013), menetapkan tiga hari berkabung untuk menghormati 78 korban tewas dalam kecelakaan kereta api terburuk di Spanyol.

"Hari ini saya menandatangani dekrit yang menyatakan tiga hari berkabung di seluruh Spanyol," kata Perdana Menteri Spanyol, Mariano Rajoy.

"Saya, mewakili Pemerintah Spanyol, menyampaikan dukacita yang mendalam untuk semua keluarga korban tewas, yang sangat disayangkan jumlahnya terlalu banyak," tambah dia.

Saat meninjau lokasi kecelakaan, Rajoy didampingi presiden kawasan Galicia, Alberto Nunez Feijoo. Galicia sendiri sudah menetapkan masa berkabung selama tujuh hari.

Penyebab kecelakaan sejauh ini belum diketahui, tetapi diduga kereta api itu melaju terlalu kencang. Padahal, kecepatan maksimal yang diperbolehkan adalah 80 kilometer per jam.

Rajoy menambahkan, dua investigasi tengah digelar untuk mengetahui penyebab kecelakaan kereta api terburuk di Spanyol sejak 1944 itu.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X