Kompas.com - 24/07/2013, 16:24 WIB
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu ingin agar Tepi Barat diikutkan andai ada referendum untuk penentuan tanah terkait dialog damai dengan Palestina. Menurut warta AP pada Rabu (24/7/2013), pernyataan Netanyahu ini dikeluarkan oleh pihak kantor PM Israel.

Undang-undang di Israel saat ini hanya meminta referendum kalau Israel menyerahkan Jerusalem Timur atau Dataran Tinggi Golan. Kedua tempat itu dianggap sebagai bagian dari aneksasi Israel pasca-perang pada 1967.


Belum ada informasi detail apakah permintaan memasukkan Tepi Barat itu makin memudahkan atau menyulitkan negosiasi dengan Palestina. Sementara kelompok garis keras Israel memang menuntut referendum terkait pembicaraan damai dengan Palestina itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.