Kompas.com - 23/07/2013, 18:11 WIB
EditorErvan Hardoko
ISLAMABAD, KOMPAS.com — Pemerintah Pakistan, Selasa (23/7/2013), melarang sebuah iklan kondom yang dibintangi seorang aktris perempuan ternama negeri ditayangkan di televisi karena dinilai amoral.

Otoritas Pengawas Media Elektronik Pakistan (PEMRA) menyurati semua stasiun televisi untuk mencabut dan tidak menayangkan iklan kondom Josh.

Iklan berdurasi 50 detik itu dibintangi model dan aktris terkenal Pakistan, Mathira. Dalam iklan itu Mathira berperan sebagai seorang pengantin baru yang membuat tetangganya iri karena begitu mesra dengan suaminya.

Tetangga itu akhirnya bertanya kepada suami Mathira yang "tak terlalu tampan" mengenai cara membuat istrinya tampak begitu "lengket" dengannya.

"Bawa Josh ke dalam kehidupanmu," begitu jawaban si suami dengan bahagia.

Juru bicara PEMRA Fakhar-ud-Din Mughal mengatakan, lembaganya menilai iklan itu sangat "tidak sopan, amoral, dan tidak sesuai dengan budaya serta nilai-nilai agama".

"Menayangkan iklan yang amoral seperti itu di stasiun televisi Pakistan, apalagi di bulan suci Ramadhan, merupakan sebuah pelanggaran serius," kata Mughal.

Membicarakan masalah kontrasepsi secara terbuka masih dianggap tabu di Pakistan, meski sejumlah pakar memperingatkan jumlah penduduk Pakistan berkembang terlalu cepat dibanding ketersediaan sumber daya negeri itu.

Berdasarkan data PBB, sepertiga dari 180 juta penduduk Pakistan tidak menjalankan program keluarga berencana sehingga pertumbuhan penduduk negeri itu mencapai lebih dari dua persen setiap tahun.

Sementara itu, sepertiga populasi Pakistan yang ingin ikut program keluarga berencana tak memiliki akses ke rumah sakit atau instansi kesehatan lain.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.