Kompas.com - 23/07/2013, 10:09 WIB
EditorEgidius Patnistik
BANGKOK, KOMPAS.com — Sebanyak 19 orang tewas dan 20 orang lainnya cedera, Selasa (23/7/2013), ketika sebuah bus bertabrakan dengan truk di Thailand tengah dan meledak dalam kobaran api. Demikian kata pihak berwenang.

"Seluruhnya 19 orang tewas, sebanyak 18 orang tewas di tempat kejadian dan satu orang lagi meninggal di rumah sakit," kata seorang pejabat lembaga nasional untuk pengobatan darurat di Bangkok, yang meminta tidak disebutkan namanya. Dia menambahkan, ada 20 orang yang terluka dalam kecelakaan pada Selasa dini hari di Provinsi Saraburi di Thailand tengah itu.

Bus antar-provinsi, yang sedang melakukan perjalanan dari Bangkok ke Roi Et di timur laut negara itu, terbakar setelah kecelakaan. Foto-foto dari televisi berita Thailand menunjukkan tingkat kerusakan kendaraan itu, yang tampaknya telah benar-benar terbakar dan hanya menyisakan logam.

Pihak berwenang mengatakan, kecelakaan itu merupakan tabrakan yang melibatkan tiga kendaraan. Polisi telah menangkap sopir truk semen, yang menurut mereka sepertinya kehilangan kendali atas kendaraannya sebelum insiden tersebut. "Truk itu menyeberang dari jalur berlawanan dan menabrak bus," kata perwira polisi lokal Letkol Assavathep Janthanari. Ia menambahkan, sebuah truk pikap di belakang bus itu juga terlibat dalam kecelakaan tersebut. Dia mengatakan para korban tewas dan terluka berasal dari bus dan truk pikap itu.

Belum diketahui berapa banyak orang yang melakukan perjalanan di bus tersebut. Witthichart Kallayanamitr, direktur perusahaan bus yang berada di bawah kementerian transportasi itu, mengatakan kapasitas normal bus itu sebanyak 32 orang.

Standar keselamatan sering kali buruk di Thailand dan kecelakaan transportasi relatif umum terjadi. Awal bulan ini kereta api yang melakukan perjalan malam hari dari Bangkok ke kota Chiang Mai di utara negara itu tergelincir dan melukai 23 orang, termasuk 18 wisatawan asing. Bulan April, sedikitnya lima orang tewas, termasuk seorang bayi berusia tujuh bulan dan seorang perempuan Belgia, dan 53 orang luka-luka ketika sebuah bus wisata Thailand terjun dari sebuah bukit di Provinsi Phitsanulok karena remnya blong.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X