Kompas.com - 23/07/2013, 02:09 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani
BAGHDAD, KOMPAS.com — Kekerasan meledak di Irak selama 24 jam di dekat Baghdad dan di Mosul, Minggu (21/7/2013) dan Senin (22/7/2013). Setidaknya 50 orang tewas dan ratusan tahanan kabur dari dua penjara setempat, berdasarkan keterangan Pemerintah Irak, Senin.

Pasukan keamanan memerangi para tahanan di luar dua lembaga pemasyarakatan utama dekat ibu kota Irak, Baghdad, dan menghentikan penjebolan penjara. Keterangan dari Departemen Kehakiman yang dirilis pada hari Senin menunjukkan insiden terjadi di Abu Guraib, sebelah barat Baghdad, dan di penjara al-Taji di utara Baghdad, Minggu malam.

Menurut keterangan instansi itu, militan bersenjata menyerang kedua penjara secara bersamaan menggunakan mortir. Mereka disebut juga melengkapi diri dengan granat roket dan senapan mesin, termasuk menyiapkan pelaku bom bunuh diri dan bom mobil.

Serangan kelompok militan disebut terjadi bersamaan dengan kerusuhan narapidana di dalam penjara, yang didahului dengan pembakaran. Sedikitnya 21 narapidana dan setidaknya 8 penjaga penjara tewas, sementara 25 narapidana dan 14 penjaga terluka.

"Lebih dari 500 tahanan melarikan diri dari kedua penjara, Minggu malam," kata anggota parlemen, Hakim al-Zamili, Senin. Menurut dia, sebagian besar tahanan yang kabur terkait dengan Al Qaeda di Irak, termasuk beberapa anggota senior kelompok itu.

Departemen Kehakiman tidak mengumumkan jumlah pelarian, tetapi mengatakan telah membentuk komite untuk menghitung jumlah tahanan di setiap penjara dan akan mengumumkan hasilnya.

Serangan di Mosul

Sementara itu, dua serangan mengguncang Mosul, di utara Baghdad. Seorang pengebom bunuh diri meledakkan diri di sebuah pos militer Irak di distrik Kokjili di Mosul utara pada Senin pagi, berdasarkan keterangan kepolisian setempat. Setidaknya 16 orang tewas dan 21 orang luka-luka, baik dari kalangan sipil maupun militer.

Adapun empat orang tewas dan dua lainnya terluka setelah sebuah bom meledak di pinggir jalan, dekat masjid di
al-Muthana di pusat Mosul.

Rangkaian kekerasan di Baghdad dan Mosul ini merupakan kejadian terbaru dari serangkaian kekerasan di Irak dalam beberapa bulan terakhir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber CNN.com


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.