Arab Saudi Pecat 3.500 Imam Radikal sejak 2003

Kompas.com - 22/07/2013, 16:30 WIB
Peta Arab Saudi. The Daily TelegraphPeta Arab Saudi.
EditorErvan Hardoko
RIYADH, KOMPAS.com — Sebuah laporan Pemerintah Amerika Serikat memuat fakta Pemerintah Arab Saudi "memecat" 3.500 ulama yang dianggap radikal sejak 2003. Demikian laporan harian Saudi, Al-Hayat, Minggu (21/7/2013).

Laporan yang rangkumannya dirilis pada Mei lalu itu, mengatakan, larangan tersebut dilakukan Pemerintah Saudi sebagai bagian program untuk mengurangi gerakan ekstremisme Islam.

"Di bawah program yang mengawasi semua ulama yang digaji  Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Tuntutan Agama (MOIA), Arab Saudi telah memecat 3.500 imam sejak 2003," kata laporan itu.

"Dalam upaya untuk mengurangi ekstremisme dan penerbitan fatwa 'absurd', Raja Abdullah bin Abdul Aziz pada 2010 menerbitkan dekrit bahwa hanya anggota Dewan Ulama Senior dan mereka yang mendapat izin raja dapat mengeluarkan fatwa. Dekrit ini masih berlaku," lanjut laporan itu.

Seorang pejabat Kementerian MOIA, Taufik al-Sdiri, kepada harian Al-Hayat mengatakan, para imam itu dipecat tak hanya karena keyakinan ekstrem mereka, tetapi juga karena kerap melanggar aturan administrasi.

Sdiri menambahkan, buruknya kemampuan membaca dan menghafalkan Al Quran, serta sejumlah kesalahan praktis terkait pemikiran keislaman yang salah adalah penyebab lain pemecatan para imam itu.

"Kementerian mencapai putusan pemecatan para imam itu setelah semua langkah dilalui," kata Sdiri.

Sdiri mengatakan, kementerian selama ini memercayai para imam yang ditunjuk karena mereka dipilih berdasarkan kompetensi dan pendidikan mereka.

Laporan itu menambahkan, Pemerintah Saudi juga memantau situs-situs dan berbagai forum internet kelompok ekstremis.

Selain itu, Kementerian MOIA juga mengawasi materi pelatihan yang digunakan dalam pendidikan keagamaan untuk mencegah doktrin ideologi ektremis kepada anak-anak muda.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Al Arabiya
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X