Kompas.com - 19/07/2013, 22:59 WIB
Puluhan ribu pendukung Muhammad Mursi memenuhi jalanan kota Kairo menuntut agar militer mengembalikan jabatan presiden kepada tokoh Ikhwanul Muslimin yang digulingkan pada 3 Juli lalu itu. AHMAD GHARABLI / AFPPuluhan ribu pendukung Muhammad Mursi memenuhi jalanan kota Kairo menuntut agar militer mengembalikan jabatan presiden kepada tokoh Ikhwanul Muslimin yang digulingkan pada 3 Juli lalu itu.
EditorErvan Hardoko

KAIRO, KOMPAS.com — Puluhan ribu warga Mesir memenuhi jalan-jalan kota Kairo, Jumat (19/7/2013), mendesak kursi presiden diserahkan kembali ke Muhammad Mursi yang digulingkan militer.

Aksi ini tetap digelar meski pihak militer sebelumnya menyatakan akan menumpas aksi protes yang tidak dilakukan secara damai.

Aksi massa terkonsentrasi di sekitar Masjid Rabaa al-Adawiya di Kairo, yang dipakai sebagai pusat kegiatan para pendukung Mursi sejak Mursi dilengserkan militer pada 3 Juli lalu.

Sekitar 10.000 orang kemudian bergerak menuju markas Pasukan Pengaman Presiden.

Di tempat itu pekan lalu terjadi bentrok berdarah yang menewaskan setidaknya 51 pendukung Mursi.

Mereka gagal mendekat ke markas karena dihadang oleh tentara.

"Saya yakin Mursi akan kembali menjadi presiden, insya Allah. Rakyat pasti menang," kata seorang pria berusia 45 tahun yang mengaku bernama Mohammed kepada kantor berita AFP.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Demonstrasi dengan skala lebih kecil berlangsung di tempat-tempat lain di Kairo, Iskandariyah, dan sejumlah kota lain.

Berbagai aksi hari Jumat ini diserukan oleh Ikhwanul Muslimin, kelompok asal Mursi.

Sehari sebelumnya Adly Mansour, pemimpin sementara Mesir, bertekad untuk mencegah Mesir menuju apa yang ia sebut "kegelapan".

"Kami siap berjuang untuk mewujudkan keamanan. Kami akan mengawal revolusi," kata Mansour yang kemudian banyak dikutip para pejabat militer.

Sebagian besar aksi yang dilakukan pro-Mursi berjalan damai, tetapi beberapa di antaranya diwarnai kekerasan.

Menurut kantor berita AFP, korban di pihak kelompok pro-Mursi sudah mencapai 100 orang.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X