Kompas.com - 19/07/2013, 16:09 WIB
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — Polisi Provinsi Zhejiang, China, mencokok dua komplotan pelaku perdagangan manusia. Para begundal itu diduga sudah menjual 180 orang warga China ke kawasan Asia Tenggara, tulis Xinhua pada Jumat (19/7/2013). "Kami menangkap sedikitnya enam orang tersangka," kata pernyataan kepolisian.

Polisi Zhejiang mencermati satu kasus terkait satu dari dua komplotan itu pada Juni 2010. Kala itu, sekitar 15 orang dijual untuk menjadi pekerja di sebuah pabrik lampu. Para korban tidak memiliki kelengkapan dokumen perjalanan.

Seorang pelaku bermarga Yang, dalam pengakuannya kepada polisi, mengatakan komplotan itu mengincar Asia Tenggara lantaran ada kebutuhan tenaga kerja di kawasan tersebut. Lantaran "nyanyian" Yang pula, polisi berhasil meringkus satu komplotan pelaku perdagangan manusia lainnya.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.