Kompas.com - 19/07/2013, 15:41 WIB
Pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny, saat mendengarkan putusan hakim atas dirinya, Kamis (18/7/2013). Pengadilan menjatuhkan hukuman penjara lima tahun untuk Navalny. VASILY MAXIMOV / AFPPemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny, saat mendengarkan putusan hakim atas dirinya, Kamis (18/7/2013). Pengadilan menjatuhkan hukuman penjara lima tahun untuk Navalny.
|
EditorErvan Hardoko

MOSKWA, KOMPAS.com — Pengadilan kawasan Kirov, Rusia, Jumat (19/7/2013), memerintahkan pembebasan pemimpin oposisi Alexei Navalny, di tengah rencana banding terhadap vonis lima tahun yang dijatuhkan pengadilan.

Perintah pembebasan Navalny ini membuat pemimpin oposisi berhak untuk bertarung dalam pemilihan wali kota Moskwa yang akan digelar 8 September mendatang.

Pekan lalu komisi pemilihan menerima pendaftaran Navalny sebagai salah satu kandidat calon pengelola ibu kota Rusia itu.

Setelah dibebaskan dari tahanan, Navalny langsung memeluk istrinya Yulia.

"Ini adalah kejutan besar. Apa yang terjadi saat ini adalah sebuah fenomena unik dalam sistem peradilan Rusia," kata Navalny.

Keputusan pengadilan ini keluar setelah jaksa penuntut, dalam sebuah langkah mengejutkan, meminta pengadilan membebaskan Navalny dari tahanan hingga proses banding berakhir.

Sejauh ini belum jelas motivasi yang membuat jaksa penuntut meminta agar Navalny tidak ditahan.

Sebelumnya, rekan-rekan Navalny mengatakan segera mencabut pencalonan Navalny dalam pemilihan wali kota, setelah pengadilan menjatuhkan hukuman penjara selama lima tahun.

Kini Navalny menyatakan dia mempertimbangkan kembali untuk bertarung dalam pemilihan wali kota Moskwa. Dia menambahkan, dirinya masih bisa bertarung atau meminta pendukungnya memboikot pemilihan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X