Lebanon Minta Uni Eropa Tidak Beri Status Teroris untuk Hezbollah

Kompas.com - 19/07/2013, 15:22 WIB
Negara-negara Teluk akan membahas kemungkinan memasukkan Hezbollah ke dalam daftar kelompok teroris dalam sebuah pembicaraan tingkat tinggi di Jeddah, Arab Saudi, Minggu (2/6/2013). AFPNegara-negara Teluk akan membahas kemungkinan memasukkan Hezbollah ke dalam daftar kelompok teroris dalam sebuah pembicaraan tingkat tinggi di Jeddah, Arab Saudi, Minggu (2/6/2013).
EditorErvan Hardoko
BEIRUT, KOMPAS.com — Pemerintah Lebanon, Kamis (18/7/2013), secara resmi meminta Uni Eropa agar tidak memasukkan Hezbollah ke dalam daftar organisasi teroris.

Pemerintah Lebanon beralasan, Hezbollah adalah elemen penting dalam komunitas masyarakat Lebanon.

Permintaan Lebanon itu datang ketika Bulgaria memperingati satu tahun bom bus wisata di kota resor Laut Hitam yang menewaskan lima orang wisatawan Israel.

Dalam peringatan itu, Pemerintah Bulgaria menyerukan sanksi terhadap Hezbollah yang diyakini mendalangi aksi peledakan bus tersebut.

Permintaan Lebanon itu juga datang menjelang negara-negara Uni Eropa menggelar diskusi pada 22 Juli nanti untuk memutuskan apakah organisasi sayap militer Hezbollah akan dimasukkan ke dalam daftar organisasi teroris.

"Presiden telah meminta kementerian luar negeri untuk mengajukan permintaan ini kepada Komisi Eropa dan anggota Uni Eropa, untuk tidak memasukkan Hezbollah, sebuah komponen penting masyarakat Lebanon, ke dalam daftar organisasi teroris," demikian pernyataan kantor kepresidenan Lebanon.

Pemerintah Lebanon juga meminta agar semua keputusan terkait Hezbollah harus diambil dengan hati-hati dan dengan bukti-bukti yang tidak terbantahkan.

Hezbollah, yang beraliran Syiah, merupakan salah satu kekuatan politik di Lebanon dan memiliki peranan kuat dalam pemerintahan PM Najib Mikati.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X