Kompas.com - 19/07/2013, 03:52 WIB
Para pendukung presiden terguling Muhammad Mursi menguasai jembatan 6 Oktober di Kairo pada Senin (15/7/2013) malam yang memicu bentrokan dengan polisi. Dari bentrokan sepanjang malam itu, sebanyak tujuh orang tewas dan 261 orang lainnya terluka. MARWAN NAAMANI / AFPPara pendukung presiden terguling Muhammad Mursi menguasai jembatan 6 Oktober di Kairo pada Senin (15/7/2013) malam yang memicu bentrokan dengan polisi. Dari bentrokan sepanjang malam itu, sebanyak tujuh orang tewas dan 261 orang lainnya terluka.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
KAIRO, KOMPAS.com — Presiden sementara Mesir Adli Mansur, Kamis (18/7/2013) waktu setempat, berjanji akan melawan siapa pun yang akan membawa negara itu pada kekacauan. Pidato ini disampaikan beberapa jam sebelum rencana demonstrasi besar Ikhwanul Muslimin untuk menuntut pengembalian Muhammad Mursi ke kursi presiden.

Rencananya, para pendukung presiden terguling Mesir Muhammad Mursi akan menggelar demonstrasi besar pada Jumat (19/7/2013). Meski menjadwalkan demonstrasi tersebut, Ikhwanul Muslimin untuk pertama kali setelah penggulingan Mursi menyatakan bersedia bernegosiasi dengan kubu yang berseberangan.

Dalam pidato politiknya Kamis malam waktu setempat, Mansur menyatakan, pemulihan stabilitas dan keamanan adalah programnya sejak dilantik pada 4 Juli 2013. "Kita akan melalui tahap kritis dan sebagian dari kita bergerak menuju kekacauan, tetapi kami ingin bergerak menuju stabilitas," tegas Mansur dalam pidato yang disiarkan langsung oleh televisi pemerintah. "Kami akan bertempur sampai akhir untuk keamanan," imbuh Mansur.

Sementara kabinet baru yang diambil sumpah pada Selasa (16/7/2013) di bawah Perdana Menteri sementara Mesir Hazem el-Beblawy mengatakan bakal menyibukkan diri dengan beragam krisis di Mesir, termasuk membeli gandum untuk cadangan dan pinjaman senilai 3 miliar dollar AS dari Uni Emirat Arab yang sangat diperlukan.

Pada demonstrasi yang dijadwalkan berlangsung Jumat, diperkirakan jutaan orang pendukung Mursi akan kembali turun ke jalan. "Untuk setiap orang Mesir bebas dan wanita, ayo keluar menghadapi kudeta militer berdarah," kata gerakan tersebut dalam sebuah pernyataan.

Gehad el-Hadad yang menjadi wakil resmi Ikhwanul Muslimin mengatakan, mereka akan terus berupaya mengembalikan Mursi ke kursi kepresidenan. Meski demikian, Ikhwanul Muslimin sebagaimana dikutip Reuters, Kamis, menyatakan bahwa gerakan ini telah mengusulkan kerangka kerja untuk pembicaraan yang diperantarai Uni Eropa.

Kesiapan resmi untuk bernegosiasi disampaikan seorang utusan Uni Eropa untuk krisis Mesir. "Kami tidak pernah menutup pintu untuk dialog," kata Haddad. Sementara utusan Uni Eropa, Bernardino Leon, berpendapat, dua kubu yang berlawanan di Mesir masih tetap saling berjauhan. "Sulit membayangkan tentara membiarkan Mursi kembali ke kekuasaan," kata dia.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.