Kerry: AS Tak Buru-buru Sebut Penggulingan Mursi sebagai Kudeta

Kompas.com - 18/07/2013, 11:20 WIB
Menlu AS John Kerry (kiri) dan Menlu Yordania Nasser Judeh dalam konferensi pers bersama di Amman, Yordania hari Rabu (17/7). APMenlu AS John Kerry (kiri) dan Menlu Yordania Nasser Judeh dalam konferensi pers bersama di Amman, Yordania hari Rabu (17/7).
EditorEgidius Patnistik
AMMAN, KOMPAS.com — Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry mengatakan kepada para Menteri Luar Negeri Liga Arab di Jordania bahwa pemerintahan Obama tidak terburu-buru untuk menyatakan tergulingnya Presiden Mursi sebagai kudeta—sebuah perbedaan status hukum yang penting yang dapat memengaruhi bantuan Amerika ke Mesir.

Kerry mengatakan bahwa Mesir menghadapi situasi yang sangat rumit dan sulit.
"Sangat jelas, ketertiban perlu dipulihkan di jalan-jalan, stabilitas harus dipulihkan, kekerasan harus berakhir, hak-hak perlu dilindungi, lapangan pekerjaan harus diciptakan, dan Mesir harus bisa kembali ke keadaan normal," ujar Kerry.

Ia menambahkan, Pemerintah Amerika ingin melihat semua orang ikut dalam transisi politik untuk mengembalikan negara itu ke jalur demokrasi tanpa takut akan ada pembalasan.

"Kami prihatin karena adanya penangkapan-penangkapan politik, prihatin tentang kebebasan orang untuk berpartisipasi karena menurut kami itu merupakan bagian penting dari pemulihan harkat dan martabat rakyat Mesir," ujarnya.

Presiden terguling Muhammad Mursi masih dalam tahanan seperti halnya pemimpin Ikhwanul Muslimin lainnya, yang menolak kekuasaan pemerintahan sementara yang mengambil alih kekuasaan setelah kudeta. Pemerintah transisi ini termasuk panglima militer Abdel Fattah-el-Sissi, yang menggulingkan Mursi dan kini menjabat wakil perdana menteri. Pemerintahan itu tidak mengikursertakan anggota partai-partai Islam.

Menteri Luar Negeri Jordania Nasser Judeh telah bertemu dengan para pemimpin sementara dan mengatakan proses politik dan konstitusional "sebagian besar sudah pada jalurnya".

"Ada proses konstitusional yang membawa mereka ke arah yang benar, maju, dan dalam kerangka waktu serta batasan yang layak," ujar Judeh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berbicara kepada wartawan di Amman bersama Menteri Luar Negeri Jordania, Kerry mengatakan Amerika telah menyampaikan "keprihatinan yang sangat mendalam" terkait angkatan bersenjata Mesir yang menggulingkan Presiden Mursi dan menangguhkan konstitusi, tetapi Amerika sama sekali tidak "terburu-buru untuk menghakimi" dengan menyatakan penggulingan itu adalah kudeta.

"Kita perlu waktu karena rumitnya situasi ini untuk mengevaluasi apa yang telah terjadi untuk meninjau semua persyaratan hukum supaya konsisten dengan tujuan kebijakan kami," tambah Kerry.

Undang-undang Amerika mewajibkan pemerintahan Obama untuk menghentikan bantuan Amerika sebesar lebih dari 1,5 miliar dollar per tahun jika memutuskan penggulingan Mursi adalah kudeta.

Menlu Judeh mengatakan, kudeta militer adalah apabila militer mengambil alih kekuasaan dan itu tidak terjadi dalam hal ini. Sebaliknya, ia mengatakan campur tangan tentara adalah "untuk mengembalikan proses konstitusional kembali ke jalurnya".Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.