Kompas.com - 16/07/2013, 18:02 WIB
Warga Suriah berjalan menyusuri jalan hancur di kota Deir Ezzor, 27 Juni 2013. Lebih dari 100.000 orang telah tewas dalam pemberontakan Suriah. AFP PHOTO / AHMAD ABOUDWarga Suriah berjalan menyusuri jalan hancur di kota Deir Ezzor, 27 Juni 2013. Lebih dari 100.000 orang telah tewas dalam pemberontakan Suriah.
EditorErvan Hardoko

DAMASKUS, KOMPAS.com — Milisi bersenjata yang loyal kepada Presiden Bashar al-Assad menembak mati setidaknya enam orang juru runding yang berusaha melakukan rekonsiliasi antara kelompok-kelompok yang bertikai di provinsi Homs. Demikian kesaksian sejumlah penduduk, Selasa (16/7/2013).

Keenam orang itu adalah anggota Komite Rekonsiliasi Nasional, yang dibentuk Pemerintah Suriah demi memfasilitasi perundingan untuk mengakhiri konflik bersenjata yang sudah berlangsung lebih dari dua tahun itu.

Keenam negosiator itu tengah mencoba merancang perundingan antara kota berpenduduk mayoritas Sunni, Al-Zara, dan kota Qameira yang dihuni mayoritas pemeluk Alawi.

Kedua kota itu dalam beberapa hari di pekan lalu terlibat baku tembak yang memakan korban jiwa.

"Milisi Alawi menjebak keenam orang itu, yang kebetulan adalah Sunni, saat tiba di kota untuk mencoba memulai perundingan," kata seorang penduduk kepada Reuters.

"Mereka menduga keenam orang itu bekerja untuk pemberontak, karena Qameira diserang mendadak pekan lalu dan banyak prajurit Assad yang tewas," tambah penduduk itu.

Pembunuhan yang terjadi di desa Hajar al-Abyad, Senin (15/7/2013) malam itu, semakin memperjelas tantangan yang harus dihadapi untuk melakukan mediasi antara kota-kota yang dikuasai pemberontak dan kota yang dikuasai pasukan milisi pro-Assad, Shabiha.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Provinsi Homs merupakan kawasan yang didiami para pendukung Assad dan para penentang sang presiden.

Kelompok minoritas Kristen dan Alawi, cabang Syiah yang dipeluk Assad, selama ini khawatir akan kebangkitan kelompok garis keras Sunni di antara para pemberontak.



Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.