Kompas.com - 16/07/2013, 09:50 WIB
Komite parlemen menyebutkan tidak ada kejelasan dalam kasus skandal daging kuda. BBCKomite parlemen menyebutkan tidak ada kejelasan dalam kasus skandal daging kuda.
EditorEgidius Patnistik
LONDON, KOMPAS.COM - Anggota parlemen Inggris menyoroti lambannya penyelidikan skandal daging kuda yang terjadi di Eropa. Penyelidikan baru dilakukan enam bulan setelah adanya penemuan kasus pertama kesalahan pada pelabelan daging kuda.

Komite Lingkungan, Makanan dan Pedesaan mengatakan kasus daging kuda yang salah diberi label daging sapi dalam produk yang beredar di Inggris dan Irlandia "sangat teroganisir". Laporan tersebut mengatakan jika tindakan penipuan diketahui harus ada upaya penuntutan. Departemen Makanan, Lingkungan dan Masalah Pedesaan Defra mengatakan polisi masih melakukan investigasi.

DNA kuda ditemukan dalam produk daging oleh penyelidik makanan Irlandia pada Januari, dan komite parlemen mengkritik otoritas Inggris dan Irlandia karena gagal untuk mengetahui masalah ini.

Ilegal

Dalam laporan kontaminasi makanan, komite mengatakan, "Kami terkejut dengan lambannya investigasi dan ingin adanya jaminan agar penuntutan dilakukan ketika bukti-bukti dari pemalsuan atau aktivitas ilegal lainnya ditemukan."

Laporan itu juga menyebutkan, "Bukti-bukti yang kami terima dari pedagang dan pengolah makanan di Inggris dan Irlandia menemukan adanya jaringan perusahana dagang yang terorganisir dalam penjualan ini dan kesalahan pada label daging beku dan olahan atau produk daging tidak memenuhi persyaratan, dan ini merupakan pemalsuan dan ilegal."

Sejumlah produk daging, termasuk lasagne beku, ditarik dari peredaran di Inggris dan Eropa, setelah diketahui terpapar daging kuda. Otoritas melakukan penggerebekan di sejumlah tempat di Inggris dan tiga orang ditahan dengan tuduhan pemalsuan, tetapi sejauh ini tidak ada penuntutan yang diajukan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Para anggota parlemen mengetahui bahwa dari 99 persen daging sapi olahan dan beku yang diuji di Inggris sangat sedikit ditemukan kasus kontaminasi daging kuda.

Di seluruh Uni Eropa, dari 4,66 persen produk yang diuji ditemukan 1 persen produk mengandung daging kuda.

Tetapi yang mengejutkan adalah 14 dari 836 sampel makanan yang mengandung daging kuda di Inggris positif mengandung obat penghilang rasa sakit.

Komite parlemen juga mengeluhkan tidak adanya kejelasan pihak mana yang bertanggung jawab dalam kasus tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X