Rusaknya Wesel Rel Jadi Penyebab Kecelakaan Kereta di Perancis

Kompas.com - 13/07/2013, 18:57 WIB
Kondisi kereta dan stasiun di pinggir kota Paris, Perancis, Jumat (12/7/2013), sesaat setelah kereta antarkota tersebut tergelincir dan menabrak peron dengan kecepatan tinggi pada Jumat petang waktu setempat. AFP/LIONEL BONAVENTURE Kondisi kereta dan stasiun di pinggir kota Paris, Perancis, Jumat (12/7/2013), sesaat setelah kereta antarkota tersebut tergelincir dan menabrak peron dengan kecepatan tinggi pada Jumat petang waktu setempat. AFP/LIONEL BONAVENTURE
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

PARIS, KOMPAS.com - Penyebab terjadinya kecelakaan kereta api di dekat Paris, Perancis mulai terkuak. Dari investigasi awal dikemukakan bahwa rusaknya wesel atau alat pemindah jalur kereta menjadi penyebab utama tragedi yang menewaskan enam orang itu.

Dalam pernyataan resmi perusahaan kereta SNCF, Sabtu (13/7/2013) dijelaskan bahwa longgarnya batang penghubung pada wesel rel di stasiun Bretigny-sur-Orge, menyebabkan kereta kereta anjlok dan meluncur keluar lintasan.

Pada saat yang sama, Menteri Transportasi Perancis, Frederic Cuvillier, mendesak agar segera dilakukan peremajaan rel yang saat ini sudah menua.

"Batang penghubung pada wesel rel telah longgar dan terlepas dari tempatnya,"kata Pierre Izard, GM Infrastruktur SNCF.

Dia menjelaskan bahwa kondisi rel kereta api sebenarnya telah diperiksa pada 4 Juli. Namun seiring dengan kecelakaan yang terjadi itu, perseroan kembali akan melakukan pemeriksaan.

Sementara itu, Frederic Cuvillier mengatakan tidak ditemukan kesalahan manusia (human error), dan dia memuji tindakan masinis kereta api yang dinilainya memiliki reflek yang luar biasa, karena secara langsung mengirimkan sinyal darurat yang mencegah tabrakan dengan kereta yang melaju dari arah berlawanan.



Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X