Kompas.com - 13/07/2013, 06:58 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani
WASHINGTON, KOMPAS.com — Pemerintahan Presiden Barack Obama belum menyebut penggulingan Presiden Mesir Muhammad Mursi oleh militer Mesir sebagai kudeta. Namun, Obama diketahui membuka pembicaraan dengan Arab Saudi mengenai situasi terakhir di Mesir.

Penyebutan kudeta untuk penggulingan Mursi akan memaksa Amerika menghentikan bantuan dana untuk militer Mesir. Sumber CNN di Pentagon mengatakan, Gedung Putih akan mengirimkan empat pesawat tempur F-16 ke Mesir, tetapi masih akan mengkaji pengaturan soal bantuan militer yang sudah dialokasikan tersebut.

Sementara itu, Presiden Barack Obama berbicara melalui telepon dengan Raja Saudi Abdullah tentang perkembangan terakhir di Mesir. "Mereka sepakat bahwa Amerika Serikat dan Arab Saudi memiliki kepentingan bersama dalam mendukung stabilitas Mesir," demikian menurut sebuah pernyataan yang dikutip CNN.

"Presiden menyatakan keprihatinan serius atas kekerasan di Mesir dan menggarisbawahi kebutuhan mendesak untuk proses politik inklusif yang memungkinkan segera kembalinya pemerintahan sipil yang terpilih secara demokratis di Mesir."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber CNN.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.