Bertambah, Korban Tewas Kecelakaan Pesawat Asiana

Kompas.com - 13/07/2013, 06:25 WIB
Petugas keselamatan penerbangan di Amerika telah menemukan kedua alat perekam penerbangan dari reruntuhan pesawat Asiana Airlines di San Francisco (7/7). ReutersPetugas keselamatan penerbangan di Amerika telah menemukan kedua alat perekam penerbangan dari reruntuhan pesawat Asiana Airlines di San Francisco (7/7).
|
EditorPalupi Annisa Auliani
LOS ANGELES, KOMPAS.com — Korban tewas pendaratan gagal pesawat Boeing 777 dari maskapai Asiana di Bandara Internasional San Fransisco, Sabtu (6/7/2013), bertambah. Dikutip dari AFP berdasarkan keterangan dari rumah sakit setempat, korban yang sebelumnya luka parah akhirnya meninggal Jumat (12/7/2013) waktu setempat.

"Seorang anak yang terluka dalam kecelakaan Airlines Asiana meninggal pagi ini. Pasien adalah seorang gadis yang sudah dalam kondisi kritis," kutip AFP dari pernyataan San Francisco General Hospital. Sebelumnya dua gadis asal China tewas di lokasi kejadian, sementara 182 yang lain luka dan 123 orang selamat tanpa luka dalam insiden tersebut.

Pesawat dengan rute penerbangan dari Shanghai, China, tersebut menabrak pembatas landasan sebelum jatuh menghantam landasan, meluncur tak terkendali, lalu terbakar. Satu korban tewas, salah satu gadis asal China, dipastikan juga terlindas truk pemadam kebakaran, di tengah upaya pemadaman pesawat yang terbakar. Proses otopsi masih digelar untuk memastikan penyebab kematiannya, apakah karena kecelakaan pesawat atau justru terlindas truk pemadam itu.

Penerbangan 214 Asiana, berangkat dari Shanghai, transit di Seoul, Korea Selatan, membawa 307 orang di dalamnya termasuk 16 anggota awak. Temuan awal penyelidikan badan keamanan transportasi AS, pesawat diduga jatuh karena terbang terlalu rendah dan terlalu lambat saat mendekati landasan.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Internasional
14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Internasional
Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Internasional
40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Internasional
Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Internasional
Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Internasional
Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan 'Abang Tukang Bakso' untuk Jokowi

[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan "Abang Tukang Bakso" untuk Jokowi

Internasional
Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Internasional
Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Internasional
22 Hari 'Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

22 Hari "Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

Internasional
WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X