Presiden Perancis Langsung Datangi Lokasi Kecelakaan Kereta di Pinggiran Paris

Kompas.com - 13/07/2013, 06:15 WIB
Kondisi kereta dan stasiun di pinggir kota Paris, Perancis, Jumat (12/7/2013), sesaat setelah kereta antarkota tersebut tergelincir dan menabrak peron dengan kecepatan tinggi pada Jumat petang waktu setempat. AFP/LIONEL BONAVENTURE Kondisi kereta dan stasiun di pinggir kota Paris, Perancis, Jumat (12/7/2013), sesaat setelah kereta antarkota tersebut tergelincir dan menabrak peron dengan kecepatan tinggi pada Jumat petang waktu setempat. AFP/LIONEL BONAVENTURE
|
EditorPalupi Annisa Auliani
PARIS, KOMPAS.com — Presiden Perancis François Hollande langsung mendatangi lokasi kecelakaan kereta di pinggiran kota Paris, Perancis, Jumat (12/7/2013) malam waktu setempat. Meski sebelumnya jumlah korban tewas disebutkan berjumlah tujuh orang, Hollande menyatakan setidaknya enam orang dipastikan tewas dalam kecelakaan ini.

Dalam kunjungannya ke lokasi kecelakaan, hanya beberapa jam setelah kecelakaan terjadi di sebuah stasiun kecil sekitar 20 kilometer di selatan Paris, Hollande menyebutkan setidaknya enam orang tewas dan 22 orang luka berat termasuk satu orang dalam kondisi kritis. Hollande mengatakan tiga pertanyaan mendasar tengah didalami penyidik untuk mengetahui mengapa kecelakaan ini sampai terjadi.

Sementara itu, korban luka ringan dari kecelakaan ini lebih dari seratus orang. Kantor Prefek Essone menyebutkan 180 orang terluka. Sebuah kereta antarkota tergelincir di stasiun Brétigny-sur-Orge di Essonne, Jumat petang waktu setempat atau Jumat jelang tengah malam waktu Indonesia.

Kereta yang sedang dalam perjalanan dari Paris ke Limoges ini tidak dijadwalkan berhenti di stasiun tersebut. Di atas kereta terdapat 385 penumpang, saat empat dari tujuh gerbongnya tergelincir dan menabrak peron stasiun yang disesaki orang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X