Kompas.com - 12/07/2013, 23:03 WIB
Ilustrasi bunuh diri ShutterstockIlustrasi bunuh diri
EditorErvan Hardoko
SINGAPURA, KOMPAS.com — Jumlah korban bunuh diri di Singapura sepanjang tahun 2012 tercatat sebanyak 487 orang. Angka ini adalah yang tertinggi sepanjang sejarah negeri kota itu.

Organisasi amal, Samaritans of Singapore (SOS), dalam laporannya, menyatakan jumlah korban bunuh diri itu meningkat 29 persen dibanding 2011. Peningkatan itu disebabkan penambahan pelaku bunuh diri berusia 20-29 tahun hingga 80 persen,

"Masalah utama yang menyebabkan bunuh diri adalah tekanan kehidupan dan masalah hubungan antar-personal," kata SOS yang menyediakan layanan konsultasi 24 jam untuk mengurangi angka bunuh diri.

"Masalah pemicu bunuh diri termasuk tak memiliki pekerjaan, tekanan belajar atau kerja, masalah keuangan, kehidupan keluarga, dan interaksi sosial serta perasaan kesepian," lanjut SOS.

Direktur Eksekutif SOS Christine Wong mengatakan, para pemuda Singapura yang hidup tertekan cenderung menyembunyikan masalah mereka.

"Mereka tidak tahu harus mencari pertolongan ke mana dan kepada siapa," kata Christine.

"Orang-orang di sekitar mereka kemungkinan tidak menyadari masalah mereka sehingga tidak bisa memberikan pertolongan yang diinginkan," tambah Christine.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia menambahkan, masyarakat harus memainkan peran penting dalam mengurangi angka bunuh diri dengan mendorong orang-orang yang tengah dalam tekanan untuk mau membagi masalah mereka.

Sebagai lembaga sosial, SOS melayani 39.994 telepon konsultasi sepanjang 2012. Jumlah ini menurun dari 40.025 telepon pada 2011.

Angka bunuh diri di Singapura "menyumbang" dua persen dari total angka kematian di negeri itu. Penduduk negeri kota itu memahami salah satu penyebab bunuh diri adalah sistem pendidikan yang terlalu berat.

Menurut hukum Singapura, bunuh diri adalah tindakan kriminal. Pelaku bunuh diri yang selamat bisa dijatuhi hukuman penjara maksimal selama satu tahun dan denda.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun lalu mengatakan, satu juta orang tewas bunuh diri di seluruh dunia setiap tahun. Angka ini jauh lebih besar dibanding penggabungan korban tewas akibat perang dan pembunuhan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.