Kompas.com - 12/07/2013, 17:00 WIB
Sebuah jajak pendapat mendapati lebih banyak warga AS (55 persen) yang menilai Edward Snowden bukanlah seorang pengkhianat ReutersSebuah jajak pendapat mendapati lebih banyak warga AS (55 persen) yang menilai Edward Snowden bukanlah seorang pengkhianat
EditorErvan Hardoko
MOSKWA, KOMPAS.com — Buronan paling dicari AS saat ini, Edward Snowden, Jumat (12/7/2013), meminta pertemuan dengan aktivis HAM dan pengacara Rusia di bandara Sheremetyevo, Moskwa.

Kantor berita Interfax melaporkan, mereka yang diundang ke bandara Moskwa, tempat Snowden berlindung selama tiga pekan terakhir, termasuk perwakilan Amnesti Internasional, Human Right Watch, dan Transparansi Internasional.

Salah seorang pengacara terkemuka asal Moskwa, Genrikh Padva, mengatakan, dia menerima undangan untuk datang dalam sebuah pertemuan di bandara Sheremetyevo, Jumat siang.

"Saya menerima sepucuk surat darinya dan bandara Moskwa juga menelepon saya," kata Padva sambil menambahkan kemungkinan besar dirinya tidak bisa hadir dalam pertemuan itu.

Sementara itu, perwakilan Amnesti Internasional di Moskwa, Sergei Nikitin, mengatakan, organisasi itu menerima surat elektronik dari Snowden dan berencana akan hadir di bandara.

Sementara Elena Panfilova dari Transparansi Internasional mengatakan, lembaga itu sebenarnya tengah "mendiskusikan" masalah Snowden ketika undangan itu datang.

"Surat elektronik itu datang dengan sebuah alamat aman dengan nama Snowden," kata Panfilova.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seorang sumber di bandara Sheremetyevo kepada Interfax mengatakan, Snowden ingin menyampaikan sesuatu kepada para aktivis HAM dan pengacara.

"Dia (Snowden) ingin mengungkapkan opininya terkait upaya AS mengejarnya yang artinya seluruh penumpang penerbangan menuju Amerika Selatan berada dalam bahaya," kata sumber itu.

Namun, sumber tersebut tidak memberikan rincian lebih lanjut, tetapi sejumlah negara Amerika Selatan berhaluan kiri seperti Venezuela dan Ekuador, nampaknya menjadi tujuan Snowden demi mendapatkan suaka politik.

Baca tentang


Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.