Malala Yousafzai Rayakan Ultah dengan Berpidato di PBB

Kompas.com - 12/07/2013, 16:42 WIB
Malala Yousafzai akan merayakan ulang tahunnya yang ke-16 dengan memberikan pidato di markas besar PBB di New York, AS. APMalala Yousafzai akan merayakan ulang tahunnya yang ke-16 dengan memberikan pidato di markas besar PBB di New York, AS.
EditorErvan Hardoko
NEW YORK, KOMPAS.com — Malala Yousafzai, gadis remaja Pakistan yang ditembak Taliban karena memperjuangkan pendidikan untuk perempuan, akan merayakan ulang tahunnya yang ke-16 dengan memberikan pidato di markas besar PBB di New York.

Dalam pidatonya itu, Malala akan mendesak semua negara di dunia untuk memberikan pendidikan untuk setiap anak.

Kesembuhannya yang luar biasa dari luka tembak di kepala membuat Malala kini menjadi seorang aktivis terkenal di seluruh dunia.

Sejauh ini, sudah tiga juta orang menandatangani petisi yang akan disampaikan Malala kepada Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon.

"Sejak hari dia ditembak, Malala Yousafzai sudah menjadi simbol perjuangan hak-hak anak perempuan dan hak semua anak untuk mendapatkan hak pendidikan," kata Juru Bicara PBB, Martin Nesirky.

"Dan dia sudah menjadi sebuah simbol lewat kesembuhannya yang luar biasa dan lewat kefasihannya menyampaikan kasus dan posisinya," tambah Nesirky.

Kasus penembakan Malala sedikit banyak memberi pengaruh kepada penduduk lembah Swat, Pakistan, kampung halaman gadis remaja itu. Kini semakin banyak anak perempuan Swat yang mengecap pendidikan di sekolah.

Namun, PBB mengatakan hingga kini sedikitnya 57 juta anak-anak usia sekolah dasar tidak mendapatkan akses pendidikan, separuh dari mereka berada di negara-negara yang tengah berkonflik seperti Suriah.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X