Kemenlu Mulai Pulangkan TKI "Overstay" dari Saudi

Kompas.com - 12/07/2013, 11:03 WIB
Kebakaran di depan KJRI Jeddah, Minggu (9/6/2013) akibat amuk massa warga Indonesia yang kecewa dengan pelayanan untuk mendapatkan dokumen perjalanan. REPRO YOUTUBEKebakaran di depan KJRI Jeddah, Minggu (9/6/2013) akibat amuk massa warga Indonesia yang kecewa dengan pelayanan untuk mendapatkan dokumen perjalanan.
EditorEgidius Patnistik
JAKARTA, KOMPAS.com — Sebanyak 278 tenaga kerja Indonesia (TKI) yang izin tinggalnya sudah lama habis (overstay) di Arab Saudi telah tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Kamis (11/7/2013) sekitar pukul 21.05. Mereka merupakan gelombang pertama dari 843 TKI yang telah mendapat exit permit untuk kembali ke Tanah Air dan bagian dari program amnesti Saudi.

Berdasarkan siaran pers Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) yang diterima Kompas.com, Jumat, mereka tiba dengan penerbangan Saudi Airlines dan menggunakan extra flight. Penerbangan extra flight itu merupakan hasil upaya Kemenlu dan KBRI Riyadh dalam rangka mengupayakan agar TKI yang izin tinggal habis dapat memperoleh tiket kepulangan ke Indonesia dengan harga yang terjangkau.

TKI yang pulang semalam itu berasal dari Jawa Barat (203 orang), Jawa Timur (30 orang), Jawa Tengah (28 orang), dan NTB (17 orang).

Pemerintah Saudi telah mengumumkan kebijakan amnesti/pengampunan terhadap warga asing yang izin tinggal habis. Semua amnesti itu berlaku mulai 11 Mei 2013 sampai dengan 3 Juli 2013, tetapi kemudian diperpanjang hingga 3 November 2013. Warga asing diberikan pilihan untuk bekerja di Arab Saudi atau pulang kembali ke negara asalnya.

Hingga kini tercatat 86.105 WNI berstatus overstay di Saudi yang telah diberikan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) yang dikeluarkan KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah. Sebanyak 2.951 WNI yang overstay telah menyelesaikan perbaikan status bekerjanya, sementara  843 orang telah mendapat exit permit untuk kembali ke Indonesia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X