Inilah Cara Menyebut Korupsi di Beberapa Negara

Kompas.com - 11/07/2013, 22:26 WIB
Suap. ShutterstockSuap.
EditorErvan Hardoko

LONDON, KOMPAS.com — Apakah istilah "kacang untuk anak-anak" di Kinshaha dan "ikan kecil" di Praha memiliki kesamaan? Istilah tentang makanan lokal itu mengacu pada eufemisme untuk melakukan suap.

Satu dari empat orang di dunia membayar suap untuk mendapatkan pelayanan publik tahun lalu, menurut survei di 95 negara yang dilakukan Transparansi Internasional.

Istilah korupsi ini berbeda di setiap negara, tetapi ada kesamaannya, dan contoh-contohnya dirangkum oleh David Henig dari Universitas Kent dan Nicolette Makovicky dari Universitas Oxford. 

1. Uang sup (Turki)

Bila Anda dihentikan oleh polisi lalu lintas di Afrika Utara, polisi akan meminta untuk membelikan kahwe atau kopi. Di Kenya, polisi lalu lintas akan menggunakan istilah "chai ya wazee" atau teh untuk orangtua dalam bahasa Swahili.

Namun, di Turki, polisi akan meminta apa yang mereka sebut "uang sup" atau "chorba parasi". Sup biasanya dimakan pada malam hari setelah orang minum-minum.

2. Menghargai (Azeri)

Di Azerbaijan, kata yang digunakan untuk suap "hurmat" dapat ditukar dengan kata menghargai. Seorang pejabat yang meminta suap "hurmatimi ela" akan mengatakan "bisa minta tolong". 

3. Bau ikan mulai dari kepala (Turki)

Kalimat bau ikan mulai dari kepala atau "balik bashtan kokar" berasal dari Turki. Kalimat ini mengacu bahwa kasus suap kecil di jalan-jalan dimulai dari korupsi di organisasi atau institusi besar. Para pejabat Meksiko yang meminta imbalan karena membantu dalam kesepakatan bisnis akan meminta "satu gigitan" "una mordida". 

4 Terima kasih (Hongaria/Mandarin)

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X