Kompas.com - 11/07/2013, 17:55 WIB
EditorErvan Hardoko

NEW DELHI, KOMPAS.com — Pengadilan anak India, Kamis (11/7/2013), menunda vonis terdakwa remaja yang terlibat dalam pemerkosaan seorang mahasiswi di bus di New Delhi tahun lalu.

Pengadilan menyatakan vonis untuk terdakwa akan dibacakan dalam sidang yang akan digelar pada 25 Juli mendatang.

Jika nantinya remaja ini terbukti bersalah, dia terancam hukuman tiga tahun penjara.

Dia menghadapi dakwaan pemerkosaan, pembunuhan, perusakan bukti-bukti, dan kejahatan lain, termasuk pencurian yang terjadi ketika dia masih berusia 17 tahun.

Terdakwa remaja ini menolak dakwaan yang dijatuhkan kepadanya, sementara empat terdakwa dewasa lainnya menjalani pengadilan kilat dengan ancaman hukuman mati.

Sementara terdakwa keenam meninggal dunia di dalam penjara yang diduga kuat akibat bunuh diri walau penasihat hukum dan keluarganya berpendapat dia dibunuh.

Keenam orang ini didakwa melakukan pemerkosaan beramai-ramai atas seorang mahasiswi pada Desember tahun lalu.

Korban, yang tidak disebutkan namanya, sempat dibawa ke Singapura untuk menjalani pengobatan, tetapi akhirnya meninggal dunia.

Kemarahan massal

Banyak pihak, termasuk keluarga korban, berpendapat terdakwa remaja itu seharusnya diberlakukan sebagai orang dewasa karena ketika melakukan kejahatan hanya berusia kurang enam bulan dari 18 tahun untuk digolongkan sebagai orang dewasa.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.