Tanda Bahaya Sejuta Pengungsi Suriah

Kompas.com - 11/07/2013, 16:38 WIB
Akibat perang berkepanjangan nasib anak-anak Suriah semakin buruk. Sebagian dari mereka bahkan direkrut untuk ikut bertempur. JOSEPH EID / AFPAkibat perang berkepanjangan nasib anak-anak Suriah semakin buruk. Sebagian dari mereka bahkan direkrut untuk ikut bertempur.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Sejuta lebih pengungsi Suriah yang berada di Lebanon adalah tanda bahaya. Sinyal ini, tulis APpada Kamis (11/7/2013), disampaikan pihak Lebanon lantaran makin membeludaknya jumlah para pengungsi tersebut demi menghindari perang sipil di negeri mereka.


Sementara itu, catatan PBB menunjukkan ada 587.000 pengungsi baru Suriah yang terdaftar. Tapi, Duta Besar Lebanon untuk PBB Nawaf Salam mengatakan jauh lebih banyak pengungsi Suriah yang tidak terdaftar. "Mereka kebanyakan tinggal di rumah sanak saudara mereka,"katanya.

Sebelumnya, menurut Salam, sudah ada sekitar 500.000 pengungsi asal Suriah yang tinggal di Lebanon saat perang saudara pecah sekitar dua tahun silam.

Salam menambahkan, sejatinya Lebanon adalah negara dengan penduduk empat juta jiwa. Sejuta pengungsi Suriah di Lebanon bisa menjadi pemicu munculnya kembali sensitivitas politik di negeri itu. "Lebanon pernah mengalami perang saudara pada masa 1980-an lantaran pertikaian politik,"kata Salam mengingatkan.

Pada bagian lain, menurut catatan PBB, ada sekitar 1,7 juta pengungsi Suriah lainnya yang saat ini menuju Jordania, Turki, dan Lebanon. Lagi-lagi mereka menghindari diri dari dampak meluasnya perang saudara di Suriah. "Kebanyakan dari para pengungsi adalah anak-anak,"demikian catatan PBB.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X