PBB: 16 Juta Kehamilan Remaja Per Tahun

Kompas.com - 11/07/2013, 14:53 WIB
Pemandangan di sebuah daerah pasar di New Delhi pada tanggal 10 Juli 2013, menjelang Hari Populasi Dunia. APPemandangan di sebuah daerah pasar di New Delhi pada tanggal 10 Juli 2013, menjelang Hari Populasi Dunia.
EditorEgidius Patnistik
KOMPAS.com — Sekitar 16 juta remaja perempuan di bawah usia 18 tahun melahirkan setiap tahun di seluruh dunia. Sementara 3,2 juta lainnya melakukan aborsi yang tidak aman, demikian laporan United Nations Population Fund (UNFPA).

Dr Annette Sachs Robertson, Direktur Pasifik UNFPA, mengatakan kepada Radio Australia, anak-anak perempuan akan kehilangan kesempatan kalau mereka mempunyai bayi sebelum waktunya.

"Mereka tidak dapat mencapai potensi penuh di bidang pendidikan, kontribusi mereka kepada keluarga dan diri sendiri, serta ekonomi," katanya.

Pada Hari Populasi Dunia 11 Juli, UNFPA mendesak negara-negara untuk membantu "mematahkan lingkaran" kehamilan remaja dengan pendidikan dan layanan kesehatan reproduktif.

Lebih dari 500 juta dari 600 juta anak perempuan di dunia berada di negara-negara berkembang, menurut UNFPA.

Ia mengatakan, kehamilan remaja juga memberi tekanan kepada keluarga-keluarga yang sudah kepayahan secara finansial.

Data UNFPA menunjukkan, kehamilan dan komplikasi melahirkan merupakan penyebab kematian remaja usia 15 sampai 19, khususnya di negara-negara berkembang.

Menurut Robertson, anak perempuan yang bersekolah lebih kecil kemungkinannya untuk menjadi hamil.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X