Kompas.com - 11/07/2013, 11:28 WIB
EditorEgidius Patnistik
WASHINGTON, KOMPAS.COM - Amerika Serikat (AS) akan terus dengan rencana pengiriman empat jet tempur F-16 ke Mesir dalam beberapa minggu mendatang, kata sejumlah pejabat pertahanan AS kepada kantor berita Reuters, Rabu (10/7),  walau militer Mesir telah menggulingkan Muhamad Mursi, presiden terpilih negara itu.

Pernyataan para pejabat itu muncul saat Washington tengah berhati-hati dengan tidak menyambut penggulingan atas Mursi atau mencela hal itu sebagai "kudeta militer". AS  hanya mengatakan pihaknya perlu waktu untuk menilai situasi.

Berdasarkan hukum AS, sebuah keputusan yang menyebut penggulingan Mursi minggu lalu sebagai kudeta akan membuat pemerintahan Obama menghentikan bantuan kepada militer Mesir.

Mesir merupakan negara penerima bantuan AS terbesar kedua setelah Israel. Mesir menerima bantuan AS sejumlah 1,5 miliar dollar tahun. Jet-tet tempur itu merupakan bagian dari paket bantuan tersebut, kata seorang pejabat pertahanan AS.

Seorang pejabat pertahanan mengatakan, pengiriman empat F-16 itu akan terjadi pada Agustus. "Saat ini tidak ada perubahan dalam rencana untuk mengiri empat F-16 itu kepada militer Mesir," kata seorang pejabat AS yang lain yang meminta namanya tidak disebutkan.

Kelompok Islamis yang mendukung Mursi, presiden Mesir pertama yang terpilih secara bebas, menyalahkan AS karena membiarkan apa yang mereka sebut sebagai kudeta militer itu. Pemimpin politik sementara dan militer negara itu mengatakan Ikhwanul Muslimin yang merupakan kelompok pendudkung Mursi telah memicu kekerasan ketika warga Mesir turun ke jalan untuk memprotes kebijakan presiden.

Gedung Putih juga menegaskan bahwa jutaan rakyat Mesir menginginkan perubahan dalam pemerintahan dan mengatakan akan menunggu sebelum memutuskan bagaimana menjelaskan penggulingan Mursi. "Kami sedang mengevaluasi bagaimana pihak berwenang menanggapi dan menangani situasi saat ini," kata juru bicara Gedung Putih, Jay Carney, Rabu.

AS telah mengucurkan 650 juta dollar dalam bentuk bantuan militer kepada Mesir untuk tahun fiskal 2013 yang berakhir pada September, dan bantuan lain senilai 585 juta dollar sedang ditunda, kata seorang pejabat AS.

Sebanyak delapan F-16 yang lain dijadwalkan akan dikirimkan pada Desember.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan Video Lainnya >

    Rekomendasi untuk anda
    27th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Verifikasi akun KG Media ID
    Verifikasi akun KG Media ID

    Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

    Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.