Fotografer Mesir Abadikan Saat-saat Kematiannya Sendiri

Kompas.com - 10/07/2013, 17:25 WIB
Foto ini diambil dari rekaman kamera video milik wartawan Mesir Ahmed Samir Assem (26), yang merekam detik-detik seorang prajurit Mesir membidikkan senapan ke arah dirinya. Inset: Ahmed Samir Assem. Ahmed Samir AssemFoto ini diambil dari rekaman kamera video milik wartawan Mesir Ahmed Samir Assem (26), yang merekam detik-detik seorang prajurit Mesir membidikkan senapan ke arah dirinya. Inset: Ahmed Samir Assem.
EditorErvan Hardoko
KAIRO, KOMPAS.com — Sebuah rekaman video yang menggemparkan berhasil menangkap momen saat seorang fotografer Mesir merekam kematiannya sendiri lewat lensa kamera videonya.

Dalam foto itu terlihat seorang prajurit Mesir mengarahkan senapannya ke arah sang fotografer, Ahmed Samir Assem, sebelum foto lainnya menjadi gelap.

Wartawan foto berusia 26 tahun itu tewas pada Senin (8/7/2013), saat dia mengambil gambar di luar markas besar Garda Republik di Kairo, yang diyakini para pendukung Muhammad Mursi menjadi tempat untuk menahan presiden terguling itu.

Assam, fotografer lepas harian Al-Horia Wa Al-Adala, menjadi satu dari 51 orang yang tewas akibat peluru yang dimuntahkan tentara Mesir ke arah massa yang berkerumun di luar markas Garda Republik itu.


"Sekitar pukul 06.00, seorang pria datang membawa sebuah kamera berlumuran darah dan mengatakan kepada kami bahwa salah seorang rekan kami terluka," kata Ahmed Abu Zeid, salah satu editor koran tersebut kepada harian The Daily Telegraph.

"Satu jam kemudian, saya mendapatkan kabar bahwa Ahmed tertembak oleh seorang sniper di kepalanya saat mengambil gambar dari atas sebuah gedung di sekitar lokasi unjuk rasa," tambah Abu Zeid.

"Kamera Ahmed adalah satu-satunya perangkat yang merekam seluruh insiden penembakan itu dari awal hingga akhir," lanjut Zeid.

"Dia sudah merekam sejak pengunjuk rasa melaksanakan shalat subuh sehingga dia merekam awal insiden dan dalam video itu Anda bisa melihat banyak korban. Kamera Ahmed akan menjadi bukti kekerasan yang terjadi," Zeid menegaskan.

Militer Mesir mengklaim mereka melepaskan tembakan karena sekelompok "teroris" mencoba menyerbu markas besar mereka.

Namun, pendukung Mursi mengatakan, mereka ditembaki tanpa alasan. Dalam sebuah jumpa pers, Ikhwanul Muslimin menyebutkan panglima angkatan bersenjata Mesir Jenderal Abdul Fattah Sisi sebagai seorang pembunuh.

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Sumber Daily Mail

    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

    Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

    Internasional
    Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

    Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

    Internasional
    Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

    Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

    Internasional
    Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

    Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

    Internasional
    Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

    Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

    Internasional
    Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

    Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

    Internasional
    Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

    Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

    Internasional
    Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

    Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

    Internasional
    Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

    Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

    Internasional
    Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

    Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

    Internasional
    Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

    Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

    Internasional
    Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

    Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

    Internasional
    Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

    Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

    Internasional
    Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

    Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

    Internasional
    Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

    Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

    Internasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X