Perdana Menteri Interim Mesir Mulai Bekerja

Kompas.com - 10/07/2013, 16:46 WIB
MAHMUD HAMS / AFP Seorang pendukung Muhammad Mursi mencium sebuah peti mati kosong yang melambangkan para pendukung Ikhwanul Muslimin yang tewas setelah ditembaki tentara Mesir pada Selasa (9/7/2013).

KAIRO, KOMPAS.com — Perdana Menteri baru Mesir Hazem al-Beblawi, Rabu (10/7/2013), mulai bekerja untuk membentuk kabinet sepekan setelah militer menggulingkan Presiden terpilih Muhammad Mursi.

PM Beblawi diperkirakan tetap akan menawarkan posisi menteri dalam kabinet pada partai asal Mursi, Ikhwanul Muslimin, meski partai tersebut sudah menyatakan penolakan sebagai protes atas penggulingan yang mereka sebut kudeta.

Sementara itu, kubu partai koalisi liberal juga menolak ajakan menggelar pemilu baru tanpa dilakukan perubahan pada isi konstitusi yang telah dibahas.

Pemerintah AS memandang proses ini "bersemangat tapi waspada" oleh besarnya tekanan untuk reformasi.


Jadwal pemilu baru diumumkan oleh pejabat presiden sementara Adli Mansour pada Senin (8/7/2013) petang, selang beberapa jam setelah sedikitnya 51 orang yang kebanyakan pendukung Ikhwanul Muslimin terbunuh di luar barak militer di Kairo, di mana mereka yakin Mursi ditahan.

Tolak tegas

Mansour juga mengumumkan dekrit yang antara lain akan membentuk sebuah panel dalam rangka mengubah isi draf konstitusi yang diklaim terlalu bernuansa Islamis dalam 15 hari ke depan.

Perubahan, nantinya, akan dimintakan pendapat rakyat Mesir dalam bentuk referendum—yang akan dipersiapkan selama empat bulan—yang diharapkan akan memuluskan jalan menuju pemilu parlemen, kemungkinan pada awal tahun 2014.

Sementara pada Selasa (9/7/2013) malam, juru bicara pejabat presiden, Ahmed el-Musalamani, mengatakan, mulai Rabu, pembicaraan tentang pembentukan kabinet dimulai.

Selain kepada Ikhwanul Muslimin, posisi menteri juga akan ditawarkan pada kubu partai konservatif, Nour.

Tawaran itu sudah ditolak seorang pejabat senior partai FJP, bentukan Ikhwanul Muslimin.

"Kami tak akan pernah terlibat dalam kabinet apa pun selama Mursi belum dikembalikan pada posisi sebagai presiden," tegasnya pada BBC.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorErvan Hardoko
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    Terkini Lainnya

    Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik dengan Pakistan, India Langsung Menjawab

    Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik dengan Pakistan, India Langsung Menjawab

    Internasional
    Jet Tempur Pasukan Khalifa Haftar Mendarat Darurat di Jalanan Tunisia

    Jet Tempur Pasukan Khalifa Haftar Mendarat Darurat di Jalanan Tunisia

    Internasional
    Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

    Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

    Internasional
    Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

    Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

    Internasional
    Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

    Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

    Internasional
    Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

    Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

    Internasional
    Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

    Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

    Internasional
    Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

    Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

    Internasional
    Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

    Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

    Internasional
    Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

    Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

    Internasional
    [POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

    [POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

    Internasional
    2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

    2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

    Internasional
    Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

    Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

    Internasional
    Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

    Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

    Internasional
    Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

    Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

    Internasional
    Close Ads X