Kompas.com - 10/07/2013, 02:40 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani

TOKYO, KOMPAS.com — Mantan kepala pada pusat pembangkit listriK tenaga nuklir Fukushima, Jepang, Selasa (9/7/2013), dilaporkan meninggal dunia karena kanker. Masao Yoshida (58 tahun) diketahui terus berada di kantornya dan berupaya menangani reaktor nuklir saat terjadi gempa bumi dan gelombang tsunami pada 11 Maret 2011.

Kantor berita AFP hari Selasa melaporkan, gempa bumi dan hantaman tsunami menghancurkan sistem pendingin Reaktor Fukushima. Akibatnya, inti reaktor meleleh dan menimbulkan radiasi. Masao dilaporkan terus berada di lokasi reaktor untuk memastikan inti pembangkit listrik tersebut teatp terkendali setelah diguncang gempa.

"Dia meninggal dunia akibat kanker pukul 11.32 di sebuah rumah sakit di Tokyo," ujar juru bicara Perusahaan Tenaga Listrik yang mengoperasikan Reaktor Fukushima, di Tokyo. Masao Yoshida baru meninggalkan Reaktor Fukushima setelah pemerintah dan petugas penyelamat datang ke Fukushima.

Namun, Masao kemudian masuk rumah sakit pada akhir November 2011 hingga dia meninggal dunia. Belum dapat dipastikan apakah kanker yang diidap Masao terkait dengan gempa yang kemudian memicu kebocoran reaktor nuklir di PLTN Fukushima itu. Masao Yoshida dilaporkan sempat menjalani pembedahan kanker otak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.