Kompas.com - 09/07/2013, 12:07 WIB
Salah satu korban penembakan militer Mesir pada pendukung Presiden terguling Mesir Muhammad Mursi, Senin (8/7/2013). Serangan militer dilakukan ketika para pendukung Mursi sedang menegakkan shalat subuh di masjid Rabaa al Adwiya. Setidaknya 51 tewas dan 352 terluka, termasuk perempuan dan anak-anak. AFP/MAHMOUD KHALED Salah satu korban penembakan militer Mesir pada pendukung Presiden terguling Mesir Muhammad Mursi, Senin (8/7/2013). Serangan militer dilakukan ketika para pendukung Mursi sedang menegakkan shalat subuh di masjid Rabaa al Adwiya. Setidaknya 51 tewas dan 352 terluka, termasuk perempuan dan anak-anak. AFP/MAHMOUD KHALED
EditorEgidius Patnistik
KAIRO, KOMPAS.COM — Presiden sementara Mesir menjanjikan pemilu baru pada awal tahun depan setelah 51 orang, kebanyakan pendukung Presiden Muhamad Mursi yang terguling, tewas di luar barak militer di Kairo, Senin (8/7).

Kelompok Ikhwanul Muslimin pendukung Mursi, yang memimpin demonstrasi untuk memprotes penggulingan Mursi oleh militer pada Rabu lalu, telah menyerukan "pemberontakan." Mereka mengatakan tentara dan polisi "membantai" pendukungnya saat shalat subuh di Kairo, Senin kemarin.

Di tengah perpecahan yang melebar di negara yang bergolak itu, Presiden sementara Adly Mansour mengeluarkan sebuah dekrit yang menetapkan jadwal referendum perubahan konstitusi dan kemudian pemilihan parlemen. Menurut dekrit tersebut, seluruh proses itu akan memakan waktu tidak lebih dari 210 hari atau tujuh bulan. Itu berarti pemilu parlemen paling lambat akan digelar pada awal Februari.

Mansour akan mengumumkan tanggal bagi pemilihan presiden setelah parlemen baru bersidang, demikian menurut sebuah draf dekrit berisi 33 artikel itu yang diterbitkan oleh kantor berita resmi MENA pada Senin malam.

Menurut dekrit Mansour itu, sebuah panel yang mewakili lembaga-lembaga politik, agama, dan keamanan akan menyepakati perubahan final konstitusi yang prosesnya telah dihentikan pada masa Mursi dan membawa perubahan itu ke referendum dalam waktu lima bulan. Pemilihan parlemen akan selesai dalam waktu kurang dari tiga bulan setelah konstitusi itu diratifikasi.

Pembantaian di luar markas pasukan elite Pengawal Republik, Senin kemarin, telah membuat rencana Mansour untuk mengumumkan nama perdana menteri baru tertunda. Koalisi oposisi yang longgar yang mendukung pemecatan Mursi telah kehilangan sebuah partai Islam utama, yaitu Partai Al-Nur yang didukung kaum Islam Salafi. Mundurnya Al-Nur merupakan bentuk protes atas aksi pembantaian yang dilakukan militer terhadap para pengunjuk rasa.

Ikhwanul merilis nama-nama 42 orang yang tewas dalam insiden itu, saat kementerian dalam negeri dan militer mengatakan bahwa dua polisi dan seorang prajurit juga tewas. Pihak militer menyalahkan "teroris", sementara para saksi mata, termasuk pendukung Ikhwanul di lokasi kejadian, mengatakan bahwa pasukan keamanan hanya menembakkan tembakan peringatan dan gas air mata, dan bahwa "preman" dalam pakaian sipil melakukan penembakan itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Sumber
    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kearifan Pilar Singa Ashoka

    Kearifan Pilar Singa Ashoka

    Internasional
    Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

    Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

    Internasional
    Amerika Meniru Indonesia?

    Amerika Meniru Indonesia?

    Internasional
    Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

    Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

    Internasional
    Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

    Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

    Internasional
    Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

    Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

    Internasional
    Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

    Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

    Internasional
    Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

    Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

    Internasional
    Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

    Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

    Internasional
    Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

    Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

    Internasional
    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

    Internasional
    Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

    Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

    Internasional
    Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

    Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

    Internasional
    Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

    Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

    Internasional
    Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

    Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

    Internasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.