Kompas.com - 08/07/2013, 20:20 WIB
Foto udara ini menunjukkan sisa badan pesawat Boeing 777 milik Asiana Airlines yang jatuh di bandara internasional San Francisco, AS. EZRA SHAW / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFPFoto udara ini menunjukkan sisa badan pesawat Boeing 777 milik Asiana Airlines yang jatuh di bandara internasional San Francisco, AS.
EditorErvan Hardoko
SEOUL, KOMPAS.com — Manajemen Asiana Airlines, Senin (8/7/2013), menggambarkan laporan berbagai media yang menuding kesalahan pilot sebagai biang kecelakaan di San Francisco sangat tidak berdasar.

CEO Asiana Airlines, Yoon Young-doo, sebelumnya mengakui bahwa Lee Kang-kuk (46), pilot yang menerbangkan Boeing 777 naas itu, sedang dalam proses pelatihan menerbangkan pesawat itu.

Namun, Yoon mengatakan, Lee didampingi seorang pelatih berpengalaman yang bertindak sebagai kopilot dalam penerbangan dari Seoul ke San Francisco itu.

Lee Kang-kuk memang baru mengantongi 43 jam menerbangkan Boeing 777, tetapi secara total Lee adalah pilot berpengalaman dengan 9.000 jam terbang.

"Spekulasi terkait pengalaman pilot sangat tidak bisa diterima dan kabar itu sangat bertentangan dengan kenyataan," kata Yoon.

"Masalah ini bukan sesuatu yang dapat dijadikan spekulasi. Jadi, seharusnya Anda tidak berspekulasi," tambah dia.

Yoon menambahkan, Lee sedang menjalankan sebuah tipe latihan reguler yang dijalankan seluruh maskapai penerbangan di dunia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam pernyataan resminya, Asiana Airlines mengatakan, penerbangan ke San Francisco adalah pengalaman pertama Lee mendaratkan Boeing 777. Sebelumnya, dia sudah kerap mendarat di San Francisco menggunakan Boeing 748 dari 1999 hingga 2004.

Pelatihnya, lanjut Asiana, adalah seorang pilot yang sangat berpengalaman dengan 12.000 jam terbang.

Sebelumnya, Asiana Airlines telah membantah adanya kemungkinan kerusakan mesin dalam kecelakaan yang menyebabkan dua orang meninggal dunia ini.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    Sumber
    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kearifan Pilar Singa Ashoka

    Kearifan Pilar Singa Ashoka

    Internasional
    Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

    Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

    Internasional
    Amerika Meniru Indonesia?

    Amerika Meniru Indonesia?

    Internasional
    Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

    Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

    Internasional
    Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

    Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

    Internasional
    Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

    Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

    Internasional
    Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

    Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

    Internasional
    Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

    Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

    Internasional
    Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

    Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

    Internasional
    Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

    Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

    Internasional
    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

    Internasional
    Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

    Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

    Internasional
    Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

    Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

    Internasional
    Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

    Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

    Internasional
    Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

    Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

    Internasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.