Mengapa Banyak Penumpang Selamat dalam Kecelakaan Asiana Airlines?

Kompas.com - 07/07/2013, 18:43 WIB
Foto udara ini menunjukkan sisa badan pesawat Boeing 777 milik Asiana Airlines yang jatuh di bandara internasional San Francisco, AS. EZRA SHAW / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFPFoto udara ini menunjukkan sisa badan pesawat Boeing 777 milik Asiana Airlines yang jatuh di bandara internasional San Francisco, AS.
Penulis Wisnubrata
|
EditorWisnubrata

SAN FRANCISCO - Perhatian dunia terhadap kecelakaan Asiana Airlines penerbangan 214 di San Francisco kini mengerucut pada dua hal.

Pertama, mengapa kecelakaan itu terjadi? Dalam hal ini yang akan diselidiki adalah hal-hal seperti sistem instrumen pendaratan, glide slope, posisi Boeing 777 mendekati landasan, cara pilot menerbangkan pesawat, dan aspek penting lainnya.

Kedua, bagaimana melakukan pelatihan di dalam pesawat untuk menurunkan penumpang secepat mungkin bila terjadi kecelakaan. Hal kedua inilah yang menjadi perhatian pengamat atas pertanyaan mengenai banyaknya penumpang selamat dalam peristiwa ini.

Video dari beberapa penumpang setelah kecelakaan menunjukkan bagaimana peluncur darurat segera dibentangkan dan orang-orang segera keluar sebelum api benar-benar membakar pesawat.

Melihat video  puing-puing pesawat dan dasyatnya api yang berkobar setelah kecelakaan, banyak orang heran bahwa jumlah korban sangat rendah mengingat ada lebih dari 300 orang di dalam pesawat. Pihak Asiana sendiri telah menyatakan ada 291 penumpang ditambah 16 awak kabin dalam penerbangan OZ214 itu.

Kejadian yang menimpa Asiana ini mengingatkan pada insiden di Toronto pada bulan Agustus 2005 ketika sebuah pesawat Air France jatuh. Meskipun ada api besar dalam kecelakaan itu, semua 309 penumpang dan awak Airbus A340 berhasil keluar dari pesawat dengan selamat.

Tanpa mengabaikan adanya korban, kecelakaan San Francisco  menunjukkan bahwa korban dalam insiden seperti ini bisa ditekan bila ada pelatihan memadai dari awak dan kesadaran penumpang untuk mengetahui apa yang harus dilakukan dalam keadaan darurat.

Hal terpenting yang dipelajari dari kecelakaan ini, menurut ulasan CNN adalah: Tahu di mana jalan keluar, bersedia meninggalkan barang-barang pribadi dan keluar pesawat dengan cepat dan teratur sesuai arahan awak kabin, karena semua pesawat dirancang untuk tindakan seperti itu.

Pesawat B777 dirancang sehingga memungkinkan semua orang bisa turun dari pesawat dalam waktu 90 detik, bahkan jika hanya separuh dari semua pintu bisa terbuka.

Kondisi itulah yang terlihat dalam insiden Asiana, di mana satu sisi pesawat jauh lebih rusak daripada sisi yang lain, sehingga penumpang tidak membuka pintu di sisi itu.

Meski begitu, dalam beberapa foto terlihat beberapa penumpang yang masih enggan meninggalkan barang-barangnya - beberapa terlihat membawa tas, bahkan yang berbentuk koper. Padahal mengambil barang di bagasi akan memperlambat evakuasi.

Disebut CNN, hal yang kemudian bisa dijadikan pelajaran adalah agar penumpang tidak mengabaikan briefing keselamatan penerbangan pada awal setiap penerbangan.

"Briefing ada karena suatu alasan. Dalam beberapa tahun terakhir beberapa maskapai, seperti Air New Zealand, menambahkan nilai hiburan dalam video keselamatan mereka, agar lebih banyak penumpang tertarik dan menonton peragaan itu," tulis Richard Quest dari CNN, Minggu (7/7/2013).

Baca tentang


    Sumber CNN.com
    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kearifan Pilar Singa Ashoka

    Kearifan Pilar Singa Ashoka

    Internasional
    Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

    Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

    Internasional
    Amerika Meniru Indonesia?

    Amerika Meniru Indonesia?

    Internasional
    Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

    Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

    Internasional
    Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

    Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

    Internasional
    Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

    Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

    Internasional
    Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

    Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

    Internasional
    Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

    Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

    Internasional
    Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

    Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

    Internasional
    Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

    Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

    Internasional
    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

    Internasional
    Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

    Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

    Internasional
    Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

    Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

    Internasional
    Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

    Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

    Internasional
    Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

    Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

    Internasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X