Kompas.com - 04/07/2013, 22:00 WIB
EditorErvan Hardoko

KAIRO, KOMPAS.com — Polisi militer Mesir, Kamis (4/7/2013), menangkap pemimpin besar Ikhwanul Muslimin, Mohammed Badie, setelah pemerintah baru Mesir berupaya "menghabisi" kelompok berpengaruh yang mendukung mantan Presiden, Muhammad Mursi.

"Badie ditahan di kota Marsa Matrouh atas perintah pengadilan karena diduga terlibat dalam pembunuhan pengunjuk rasa," kata seorang pejabat Mesir kepada AFP.

Sementara itu, sumber dari Kementerian Kehakiman mengatakan, jaksa akan mulai memeriksa anggota Ikhwanul Muslimin termasuk Mursi pada Senin (8/7/2013), dengan tuduhan menghina aparat kehakiman.

Sumber itu menambahkan, para pimpinan Ikhwanul Muslimin lain juga akan diperiksa seputar tuduhan yang sama, termasuk para pimpinan departemen politik Ikhwanul Muslimin, Saad al-Katatni, Mohammed al-Beltagui, Gamal Gibril, dan Taher Abdel Mohsen.

Selain itu, Mursi dan sejumlah pemimpin senior Ikhwanul Muslimin juga dilarang bepergian ke luar negeri karena akan menjalani pemeriksaan terkait keterlibatan mereka dalam pembobolan penjara pada 2011.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    Sumber
    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.