Ayah Tertua di Dunia Kehilangan Putra Pertamanya

Kompas.com - 04/07/2013, 16:43 WIB
Saat-saat bahagia Ramjeet Ragav (97) dan istrinya, Shakuntala (60), menggendong putra pertama mereka Vikramjeet (3). Putra pertama pasangan ini hilang dan diduga menjadi korban penculikan. Daily MailSaat-saat bahagia Ramjeet Ragav (97) dan istrinya, Shakuntala (60), menggendong putra pertama mereka Vikramjeet (3). Putra pertama pasangan ini hilang dan diduga menjadi korban penculikan.
EditorErvan Hardoko

NEW DELHI, KOMPAS.com — Ramjeet Ragav (97), yang dijuluki ayah tertua di dunia, kini sedang bersedih karena putra tertuanya bernama Vikramjeet yang berusia tiga tahun hilang diculik.

Vikramjeet sudah 55 hari hilang. Ragav dan istrinya, Shakuntala (60), yakin putra mereka itu diculik saat sang ibu tertidur ketika menanti bus setelah mereka berobat ke sebuah rumah sakit.

"Saya sudah mencari dia (Vikramjeet) ke mana-mana setiap hari. Saya sudah putus asa. Dia putra pertama kami. Kami sangat mencintai dia. Saya tak tahu mengapa atau bagaimana dia menghilang," kata Ragav.

Ragav mengatakan, istri dan putranya itu pada 6 Mei lalu pergi ke rumah sakit untuk berobat karena Vikramjeet menderita demam. Rumah sakit terdekat itu berjarak 30 kilometer dari desa Kharkhoda, tempat keluarga Ragav tinggal.


Kelelahan setelah perjalanan jauh, Shakuntala terlelap di sebuah bangku di dalam terminal bus dengan Vikramjeet di pelukannya.

Sekitar 15 menit kemudian, Shakuntala terbangun dan betapa terkejutnya dia setelah mengetahui putranya sudah hilang.

"Saya mencari ke mana-mana, tapi tak ada jejak dia," kata perempuan itu.

"Saya mulai menangis dan memanggil nama anak saya. Saya memohon dan meminta tolong kepada setiap orang. Sekelompok orang mencoba membantu mencari, tetapi tetap tidak ketemu," kenang Shakuntala.

Beberapa jam kemudian Shakuntala memutuskan untuk pulang tanpa putranya. Setibanya di rumah, Shakuntala menyampaikan berita menyedihkan itu kepada suaminya yang langsung merasa sangat terpukul.

Ragav dan istrinya kemudian melaporkan kehilangan anak mereka ini ke polisi setempat.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Internasional
14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Internasional
Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Internasional
40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Internasional
Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Internasional
Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Internasional
Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan 'Abang Tukang Bakso' untuk Jokowi

[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan "Abang Tukang Bakso" untuk Jokowi

Internasional
Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Internasional
Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Internasional
22 Hari 'Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

22 Hari "Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

Internasional
WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X