Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 03/07/2013, 20:04 WIB
EditorErvan Hardoko

CAPE TOWN, KOMPAS.com — Sebuah pengadilan di Afrika Selatan memerintahkan kepada Mandla, cucu Nelson Mandela, untuk mengembalikan jasad tiga anak Mandela ke makam keluarga.

Pengadilan di Provinsi Eastern Capetown dalam sidang Rabu (3/7/2013) memerintahkan kepada Mandla Mandela untuk mengembalikan jasad ke pemakaman keluarga di Desa Qunu hari ini juga.

Ia dituduh memindahkan jasad dua anak laki-laki dan satu anak perempuan Mandela tanpa persetujuan keluarga. Mandla memindahkan jasad tiga anak Nelson Mandela pada 2011 dari Qunu ke kota kelahirannya, Mvezo.

Kasus tersebut diajukan oleh 16 anggota keluarga Mandela terhadap Mandla. Namun, cucu Mandela itu berpendapat bahwa sebagai anggota keluarga laki-laki tertua ia berhak memindahkan jasad.

Pemuka adat

Wartawan BBC di Afrika Selatan, Mike Wooldridge, melaporkan, Mandla adalah ahli waris laki-laki tertua bagi Nelson Mandela.

Ia juga diangkat sebagai pemuka adat di Mvezo, tempat lahir Mandela.

Wooldridge mengatakan, hingga kini belum jelas apakah Mandla akan mematuhi perintah pengadilan.

Putri Mandela, Makaziwe, salah satu anggota keluarga yang menentang tindakan Mandla, mengatakan, ini adalah urusan keluarga.

Sementara itu, dalam kasus terpisah, seorang anggota keluarga lainnya mengadukan Mandla kepada pihak berwenang atas tindakannya merusak makam.

Nelson Mandela sendiri masih dalam kondisi kritis di rumah sakit karena mengalami infeksi paru-paru.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.