Presiden Bolivia: Saya Bukan Penjahat!

Kompas.com - 03/07/2013, 16:25 WIB
Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan Presiden Bolivia Evo Morales. YURI KOCHETKOV / POOL / AFPPresiden Venezuela Nicolas Maduro dan Presiden Bolivia Evo Morales.
EditorErvan Hardoko
VIENNA, KOMPAS.com — Presiden Bolivia Evo Morales, Rabu (3/7/2013), mengungkapkan kemarahannya setelah pesawat terbang yang ditumpanginya dialihkan ke Vienna, Austria, hanya karena diduga buronan AS, Edward Snowden, berada di dalam pesawat tersebut.

"Saya bukan seorang penjahat!" kata Morales, seperti dikutip kantor berita Austria.

Pesawat yang ditumpangi Morales terpaksa mendarat di Vienna, setelah Perancis, Italia, Spanyol, dan Portugal menolak pesawat tersebut memasuki wilayah udara mereka.

Para pejabat Austria dan Bolivia mengatakan, Snowden tidak ada di dalam penerbangan dari Moskwa itu, meski pemeriksaan di dalam kabin pesawat tidak dilakukan.

Kepada para wartawan di bandara Vienna, Morales mengatakan Pemerintah Spanyol ingin memeriksa pesawat itu sebelum diizinkan memasuki wilayah udara negeri itu.

Morales menolak permintaan itu karena tindakan tersebut melanggar hukum internasional.

Edward Snowden diyakini masih berada di zona transit Bandara Sheremetyevo, Moskwa, setelah tidak melanjutkan perjalanannya menuju Kuba pada 23 Juni lalu.

Snowden tengah berupaya menghindari dakwaan melakukan spionase setelah mengungkapkan data intelijen terkait penyadapan telepon dan internet yang dilakukan Badan Intelijen Nasional (NSA).



Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X