Kompas.com - 03/07/2013, 09:59 WIB
Julian Assange. Julian Assange.
|
EditorPalupi Annisa Auliani

CANBERRA, KOMPAS.com — WikiLeaks, organisasi yang selama ini dikenal sebagai penentang kerahasiaan, akan bertarung sebagai partai politik di Australia, dalam pemilu Senat. Julian Assange, pendiri dan pemimpin organisasi tersebut, akan menjadi salah satu kandidat yang diusung dalam perebutan kursi Senat Australia di pemilu mendatang.

Kabar soal partai WikiLeaks dan rencana Assange maju dalam pemilu Senat Australia, sebelumnya sempat mencuat pada awal tahun ini. Informasi tersebut muncul menyusul pengumuman jadwal kampanye pemilu Senat oleh Perdana Menteri Australia yang saat itu masih diduduki Julia Gillard.

Guardian Australia mengabarkan, Selasa (2/7/2013), WikiLeaks sudah resmi mendaftar ke Komisi Pemilu Australia untuk ikut berebut kursi senat dalam pemilu mendatang. Dalam pendaftaran itu, WikiLeaks akan ikut pemilihan di tiga dari enam negara bagian Australia.

WikiLeaks rencananya akan turut serta dalam pemilihan senat di Australia Barat, Victoria, dan New South Wales. Mereka tidak mengikuti pemilihan di tiga negara bagian lain, yaitu Australia Selatan, Queensland, dan Tasmania.

Senat adalah majelis tinggi di parlemen Australia, yang beranggotakan 76 orang. Namun, Perdana Menteri Australia Kevin Rudd belum menentukan tanggal baru pemilu yang sebelumnya ditetapkan 14 September 2013 oleh pendahulunya, Julia Gillard.            

Partai WikiLeaks mendapat surat resmi pendaftaran, Selasa (2/7/2013), atas nama Gail Malone. Dia adalah anggota Partai WikiLeaks yang disebut sebagai "aktivis perdamaian" di situs webnya.

Manajer kampanye Partai WikiLeaks, Greg Barns, mengatakan partainya akan berkonsentrasi menyiapkan kebijakan-kebijakan utama dalam minggu-minggu ini. Dia menyebutkan, isu perubahan iklim, pengungsi, dan perpajakan, masuk dalam kebijakan utama yang akan mereka usung.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Barns menambahkan Partai WikiLeaks akan mengajukan dua kandidat di negara bagian Australia Barat. Sementara itu, untuk negara bagian Victoria dan New South Wales, dua atau tiga kandidat akan disiapkan.

Saat ini baru Julian Assange yang dipastikan akan mewakili partai WikiLeaks untuk negara bagian Victoria. Meski demikian, sampai saat ini Assange masih tinggal di kedutaan Ekuador di London, Inggris, menyusul kekalahannya dalam sidang gugatan melawan tuntutan ekstradisi ke Swedia.

Assange dikenakan tuduhan pelecehan seksual di Swedia sehingga negara itu meminta ekstradisi ke Inggris. Semua tuduhan tersebut dibantah Assange. Sebelum dikenal terkait dengan WikiLeaks, dia adalah seorang jurnalis di Australia, yang lahir dan besar di negara itu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X