Sri Lanka Larang Peredaran Majalah "Time" Edisi Teror Buddha

Kompas.com - 02/07/2013, 23:05 WIB
Edisi terbaru majalah TIME yang mengangkat bentrok sektarian di Myanmar, mendapat kecaman pemerintah negeri itu dan warga pengguna jejaring sosial. CHRISTOPHE ARCHAMBAULT / AFPEdisi terbaru majalah TIME yang mengangkat bentrok sektarian di Myanmar, mendapat kecaman pemerintah negeri itu dan warga pengguna jejaring sosial.
EditorErvan Hardoko

KOLOMBO, KOMPAS.com
 — Setelah Myanmar, kini giliran Sri Lanka yang melarang peredaran majalah Time edisi "Teror Buddha" dengan halaman depan menampilkan foto seorang biksu kontroversial Myanmar. Demikian pejabat Sri Lanka menjelaskan.

Juru Bicara Departemen Bea dan Cukai Sri Lanka, Leslie Gamini, mengatakan, pemerintah melarang peredaran majalah Time edisi 1 Juli karena menampilkan foto biksu Myanmar dengan judul utama "Wajah Teror Buddha".

"Berdasarkan undang-undang, peredaran majalah ini dilarang," kata Gamini.

"Kami tidak mengizinkan diedarkan di Sri Lanka karena kami merasa edisi ini bisa menyakitkan pemeluk Buddha negeri ini," tambah Gamini.
 
Di Sri Lanka, yang mayoritas penduduknya memeluk Buddha, ketegangan dengan warga Muslim dan pemeluk agama minoritas lain juga tengah meningkat sehingga negeri ini merasa perlu melakukan pelarangan peredaran majalah Time ini.


Meski edisi cetak Time dilarang, edisi online majalah ini masih bisa diakses.

Salah satu ketegangan berlatar belakang agama yang muncul di Sri Lanka tahun ini ialah saat kelompok Buddha radikal menolak sertifikasi makanan halal di negeri itu.

Akibatnya, sejumlah masjid dan tempat usaha milik warga Muslim menjadi target serangan kelompok radikal. Tak jarang serangan itu dipimpin biksu Buddha yang mengenakan jubah khasnya.

Presiden Sri Lanka Mahinda Rajapakse, yang penganut Buddha, mendesak agar para biksu tidak terlibat dalam kebencian dan kekerasan berlatar belakang agama.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Internasional
Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Internasional
'Ulama' ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

"Ulama" ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

Internasional
AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

Internasional
Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X