Taliban Pakistan Si Biang Keladi

Kompas.com - 02/07/2013, 19:40 WIB
Wakil komandan Taliban Pakistan, Wali-ur-Rehman tewas dalam serangan "drone" AS di Waziristan Utara, Rabu (29/5/2013). NASEER AZAM / AFP FILES / AFPWakil komandan Taliban Pakistan, Wali-ur-Rehman tewas dalam serangan "drone" AS di Waziristan Utara, Rabu (29/5/2013).
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Lembaga statistik independen dalam rilis terbarunya menyebut Taliban Pakistan sebagai biang keladi serangan bom di Pakistan. Menurut warta AP pada Selasa (2/7/2013), data itu menunjukkan selama semester pertama 2013, ada 981 orang tewas dalam 163 serangan bom yang mematikan.

Data itu juga mengatakan kalau tudingan mengarah ke kelompok teroris Taliban Pakistan yang berada di belakang alias biang keladi serangan bom itu. Dari 163 serangan bom itu, 26 di antaranya adalah serangan bom bunuh diri.


Tak cuma itu, data tersebut juga menunjukkan kelompok teroris seperti Taliban Pakistan menggunakan serangan bom bunuh diri sebagai bentuk perlawanan. Bom bunuh diri juga merupakan bentuk dominasi Taliban Pakistan atas lawan-lawannya.

Sementara itu, kawasan Khyber Pakhtunkhwa adalah kawasan yang paling sering menjadi tempat serangan bom. Dari jumlah 163 serangan bom itu, 58 di antaranya terjadi di Khyber Pakhtunkhwa.

Lokasi serangan bom acap terjadi di perbatasan antara Pakistan dan Afganistan selama jangka waktu itu. Di perbatasan tersebut terjadi 43 kali serangan bom. Berikutnya, juga di perbatasan, serangan bom terjadi 32 kali di Baluchistan. Kemudian, di Provinsi Sindh, serangan bom terjadi 30 kali.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X