Kompas.com - 02/07/2013, 18:52 WIB
EditorErvan Hardoko


RIYADH, KOMPAS.com
- Pemerintah Arab Saudi memperpanjang batas waktu pemberian amnesti kepada tenaga kerja ilegal sampai bulan November mendatang.

Tenaga kerja asing yang tidak memiliki dokumen resmi semula diberikan batas waktu sampai Rabu (3/7/2013) untuk melakukan pemutihan atau menghadapi deportasi dan denda.

Namun kantor berita Saudi Press Agency (SPA), mengutip pernyataan Departemen Dalam Negeri, menyebutkan batas waktu diperpanjang sampai tanggal 3 November 2013.

Kementerian Dalam Negeri Saudi menyebutkan setelah tanggal 3 November, para aparat akan melakukan operasi untuk menahan tenaga kerja gelap di negara kerajaan itu.

Akhir bulan lalu, Kementerian Tenaga Kerja Saudi mengatakan lebih dari 1,5 juta tenaga ilegal telah mendaftarkan diri untuk melegalkan status mereka.

Tenaga kerja asing terdiri dari sekitar sepertiga jumlah penduduk negara pengekspor minyak itu.

Devisa para tenaga kerja asing sangat penting bagi negara asal termasuk Filipina, Indonesia, India, Pakistan, Sri Lanka, dan Yaman.

Puluhan ribu orang telah dideportasi atau memutuskan untuk meninggalkan Saudi.

Pengumuman pemutihan itu sempat menyebabkan kekacauan dalam antrean di Konsulan Jenderal Indonesia di Jeddah awal Juni lalu, dan menyebabkan satu orang meninggal.

Setiap hari, ribuan TKI ilegal antre untuk melakukan pemutihan di KJRI Jeddah.

Untuk mencegah kekacauan lagi, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengutus Wakil Menteri Hukum dan HAM, Denny Indrayana, ke Arab Saudi untuk mengawasi pelaksanan pemberian dokumen perjalanan kepada TKI ilegal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.