Arab Saudi Perpanjang Masa Amnesti Pekerja Ilegal

Kompas.com - 02/07/2013, 18:52 WIB
Kerusuhan di depan KJRI Jeddah, Minggu (9/6/2013) dipicu ketidakpuasan warga Indonesia yang sedang menggurus dokumen perjalanan. REPRO YOUTUBEKerusuhan di depan KJRI Jeddah, Minggu (9/6/2013) dipicu ketidakpuasan warga Indonesia yang sedang menggurus dokumen perjalanan.
EditorErvan Hardoko


RIYADH, KOMPAS.com
- Pemerintah Arab Saudi memperpanjang batas waktu pemberian amnesti kepada tenaga kerja ilegal sampai bulan November mendatang.

Tenaga kerja asing yang tidak memiliki dokumen resmi semula diberikan batas waktu sampai Rabu (3/7/2013) untuk melakukan pemutihan atau menghadapi deportasi dan denda.

Namun kantor berita Saudi Press Agency (SPA), mengutip pernyataan Departemen Dalam Negeri, menyebutkan batas waktu diperpanjang sampai tanggal 3 November 2013.

Kementerian Dalam Negeri Saudi menyebutkan setelah tanggal 3 November, para aparat akan melakukan operasi untuk menahan tenaga kerja gelap di negara kerajaan itu.

Akhir bulan lalu, Kementerian Tenaga Kerja Saudi mengatakan lebih dari 1,5 juta tenaga ilegal telah mendaftarkan diri untuk melegalkan status mereka.

Tenaga kerja asing terdiri dari sekitar sepertiga jumlah penduduk negara pengekspor minyak itu.

Devisa para tenaga kerja asing sangat penting bagi negara asal termasuk Filipina, Indonesia, India, Pakistan, Sri Lanka, dan Yaman.

Puluhan ribu orang telah dideportasi atau memutuskan untuk meninggalkan Saudi.

Pengumuman pemutihan itu sempat menyebabkan kekacauan dalam antrean di Konsulan Jenderal Indonesia di Jeddah awal Juni lalu, dan menyebabkan satu orang meninggal.

Setiap hari, ribuan TKI ilegal antre untuk melakukan pemutihan di KJRI Jeddah.

Untuk mencegah kekacauan lagi, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengutus Wakil Menteri Hukum dan HAM, Denny Indrayana, ke Arab Saudi untuk mengawasi pelaksanan pemberian dokumen perjalanan kepada TKI ilegal.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X