Pejabat Senior Vatikan Bantah Terlibat Pencucian Uang

Kompas.com - 02/07/2013, 08:53 WIB
Monsignor Nunzio Scarano, seorang akuntan Vatikan, ditangkap dalam penyelidikan korupsi oleh pihak berwenang di Roma APMonsignor Nunzio Scarano, seorang akuntan Vatikan, ditangkap dalam penyelidikan korupsi oleh pihak berwenang di Roma
EditorEgidius Patnistik
ROMA, KOMPAS.COM — Seorang pejabat senior Gereja Katolik yang ditahan terkait penyelidikan atas skandal yang melanda Bank Vatikan membantah tuduhan pencucian uang dan korupsi, lapor media Italia, Senin (1/7/2013).

Nunzio Scarano, 61 tahun, yang ditangkap Jumat pekan lalu bersama seorang mantan mata-mata Italia dan seorang ahli keuangan terkait tuduhan merencanakan penyelundupan uang jutaan euro ke Italia, "menegaskan kembali (posisi) moralitasnya," kata para pengacaranya sebagaimana dilaporkan.

"Dia telah membela diri dan kami telah meminta agar dia dipindahkan ke tahanan rumah di suatu tempat di mana dia masih bisa merayakan Ekaristi," lapor media yang mengutip para pengacaranya, yaitu Francesco Caroleo Grimaldi, Silverio Sica, dan Luca Paternostro, setelah pertemuan selama tiga jam dengan klien mereka dan Hakim Barbara Callari di Roma.

Monsignor Scarano "dalam kondisi tidak nyaman, dia (merasa) dihakimi dan tidak nyenyak tidur," kata mereka.


Skandal keuangan itu meluas hari Senin. Direktur dan wakil direktur Bank Vatikan mengundurkan diri di tengah penyelidikan yang menyapu lembaga itu. Paolo Cipriani dan Massimo Tulli menyampaikan pengunduran diri mereka "demi kepentingan terbaik dari lembaga itu dan Tahta Suci", kata Vatikan dalam sebuah pernyataan.

Monsignor Scarano ditangkap setelah sebuah penyelidikan terhadap Institute for Works of Religion (IOR), demikian Bank Vatikan dikenal, memunculkan kecurigaan bahwa dia terlibat dalam pencucian uang.

Jaksa Roma, Nello Rossi, mengatakan, Scarano berencana untuk memasukkan uang hasil kejahatan (dirty money) ke Italia dengan sebuah jet pribadi.

Klerus senior itu diskors sekitar sebulan lalu dari jabatannya sebagai anggota pemerintahan yang dikenal dengan nama APSA yang mengelola aset-aset Vatikan, setelah para atasannya mengetahui penyelidikan terhadap aktivitasnya.

Monsignor Scarano, yang telah bekerja selama bertahun-tahun sebagai akuntan senior untuk Administrasi Warisan Tahta Apostolik, saat ini ditahan di penjara Regina Coeli di Roma.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dibilang 'Muka Dua', PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Dibilang "Muka Dua", PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Internasional
Kembali Disebut Trump 'Pria Roket', Kim Jong Un Tidak Senang

Kembali Disebut Trump "Pria Roket", Kim Jong Un Tidak Senang

Internasional
Trump Sebut Perdana Menteri Kanada 'Si Muka Dua' di Pertemuan NATO

Trump Sebut Perdana Menteri Kanada "Si Muka Dua" di Pertemuan NATO

Internasional
13 Orang di Filipina Tewas akibat Amukan Topan Kammuri

13 Orang di Filipina Tewas akibat Amukan Topan Kammuri

Internasional
Penembakan di Pangkalan Pearl Harbor, 3 Orang Tewas Termasuk Pelaku

Penembakan di Pangkalan Pearl Harbor, 3 Orang Tewas Termasuk Pelaku

Internasional
Jokowi Raih Asian of the Year 2019, Dianggap Pemimpin Jujur dan Efektif

Jokowi Raih Asian of the Year 2019, Dianggap Pemimpin Jujur dan Efektif

Internasional
Presiden Jokowi Dinobatkan sebagai Asian of the Year 2019 oleh Media Singapura The Straits Times

Presiden Jokowi Dinobatkan sebagai Asian of the Year 2019 oleh Media Singapura The Straits Times

Internasional
Trump Batalkan Konferensi Pers Terakhir di Pertemuan NATO, Ada Apa?

Trump Batalkan Konferensi Pers Terakhir di Pertemuan NATO, Ada Apa?

Internasional
AS Pertimbangkan Kirim 14.000 Tentara Tambahan ke Timur Tengah

AS Pertimbangkan Kirim 14.000 Tentara Tambahan ke Timur Tengah

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Beri Peringatan kepada AS | Pemimpin Dunia Ketahuan Bergosip soal Trump

[POPULER INTERNASIONAL] China Beri Peringatan kepada AS | Pemimpin Dunia Ketahuan Bergosip soal Trump

Internasional
Ibu Ini Ditangkap Setelah Jual Bayinya Seharga Rp 31 Juta

Ibu Ini Ditangkap Setelah Jual Bayinya Seharga Rp 31 Juta

Internasional
Korut Rilis Gambar Kim Jong Un Tunggangi Kuda Putih di Gunung Keramat Paektu

Korut Rilis Gambar Kim Jong Un Tunggangi Kuda Putih di Gunung Keramat Paektu

Internasional
Sempat Calon Unggulan, Senator Kamala Harris Mundur dari Pertarungan Pilpres AS 2020

Sempat Calon Unggulan, Senator Kamala Harris Mundur dari Pertarungan Pilpres AS 2020

Internasional
6 Orang Tewas Diserang di Afghanistan, Salah Satunya Dokter asal Jepang

6 Orang Tewas Diserang di Afghanistan, Salah Satunya Dokter asal Jepang

Internasional
UU soal Muslim Uighur Disahkan, China: AS Bakal Membayar Akibatnya

UU soal Muslim Uighur Disahkan, China: AS Bakal Membayar Akibatnya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X